Ini Cara Gunakan Wifi Gratis Bagi yang Ingin Berwisata di Bukittinggi

"Ia menambahkan, pada tiap titik bisa diakses oleh hingga 70 pengguna dalam radius keliling 30 meter. "
Wifi gratis juga terdapat di dua titik di kawasan Jam Gadang. (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

BUKITTINGGI, KLIKPOSITIF — Wisatawan yang ingin berkunjung ke semua objek wisata di Bukittinggi pada Sabtu 11 Maret 2017 besok akan dimanjakan dengan dua hal.

Selain bisa memasuki objek wisata dengan gratis sebab bertepatan dengan pencanangan Bukittinggi sebagai kota wisata, pengunjung juga bisa menikmati fasilitas Wifi gratis yang disediakan Pemerintah setempat di 19 titik.

"Wifi kita lumayan kencang. Kecepatannya sampai 20 Mbps," kata Anggota Tim Bukittinggi Smart Creative Rahmad Syah Mulya kepada KLIKPOSITIF Jum’at 10 Maret 2017.

Ia menambahkan, pada tiap titik bisa diakses oleh hingga 70 pengguna dalam radius keliling 30 meter. Setiap objek wisata berbayar, ia melanjutkan, sudah difasilitasi dengan Wifi gratis sehingga bagi wisatawan yang tengah krisis kuota internet bisa memanfaatkannya untuk berbagi momen liburan ke media sosial.

Kendati demikian, pihaknya sempat mendapat komplain dari pengguna karena tidak tahu cara menggunakan wifi gratis ini.

"Nah, mereka kan login. Setelah masuk, mereka tidak mengklik kata “Lanjutkan”. Otomatis tidak bisa lah," ucapnya.

Maka, kata dia, agar bisa memanfaatkan wifi gratis ini pengguna harus mengklik tombol “Lanjutkan” sehingga bisa langsung tersambung.

"Rencananya akan kita pasang juga stiker tentang cara penggunaan ini agar tidak ada komplain lagi," katanya.

Diketahui, wifi gratis di Bukittinggi terdapat di dua titik kawasan Taman Panorama dan Lubang Jepang, dua titik di area Jam Gadang, tiga titik di Pasar Atas, empat titik di TMSBK, serta di Pasar Simpang Aur (perempatan fly over), Terminal Simpang Aur, Pustaka Bung Hatta, dan di area Tugu Polwan yang masing-masing lokasinya terdapat satu titik. Lalu, empat titik tambahan dari Telkom, berada di Lapangan Kantin, Terminal Aur Kuning, Kampung Cina dan Pasar Banto.

Baca halaman selanjutnya