Gratis Sehari, Objek Wisata di Bukittinggi Diserbu Pengunjung

"Puncak keramaian pengunjung terjadi saat menginjak sore"
Suasana di Jembatan Limpapeh yang disesaki pengunjung, Sabtu (11/03/2017) (KLIKPOSITIF/Haswandi)

BUKITTINGGI,KLIKPOSITIF--Puluhan ribu pengunjung benar-benar memanfaatkan kebijakan Pemko Bukittinggi yang menggratiskan semua objek wisata berbayar pada hari ini Sabtu 11 Maret 2017.

Pantauan KLIKPOSITIF, semua objek wisata berbayar yakni TMSBK (Taman Marga Satwa Budaya Kinantan), Taman Panorama, Lubang Jepang, Aquarium, dan Museum Rumah Baanjuang, benar-benar sesak oleh pengunjung yang datang silih berganti, seperti yang terjadi saat lebaran.

Pengunjung yang datang, rata-rata didominasi kalangan pelajar maupun keluarga yang membawa anak mereka yang berasal dari wilayah sekitar Bukittinggi  sehingga membuat areal parkir seputaran objek wisata penuh sesak dan mengular hingga di luar batas area parkir yang disediakan.

Bahkan Jembatan Limpapeh yang menghubungkan Benteng Fort de Kock dengan TMSBK Bukittinggi sempat diberlakukan sistem buka tutup, akibat sesaknya pegunjung yang melintas.

Keramaian pengunjung di objek wisata itu mulai tampak pada pagi dan mencapai puncaknya saat menginjak sore. Bahkan, areal Jam Gadang yang biasanya selalu ramai dikunjungi nampak lengang sebab konsentrasi pengunjung semuanya ke objek wisata berbayar.

“Saya membawa 43 siswa untuk berwisata gratis ke Bukittinggi,” ucap Hafdalisa, salah seorang guru SDN 18 Baso, Agam.

Sementara, Kabid TMSBK Ikbal, mengungkapkan, ia memprediksi jumlah pengunjung ke TMSBK dan dua objek wisata berbayar lainnya yang berada di area TMSBK yakni Aquarium dan Museum Rumah Baanjuang, mencapai puluhan ribu orang.

Menurutnya, sesaknya pengunjung tak hanya terjadi di TMSBK, tapi juga terpantau di Taman Panorama dan Lubang Jepang. Menurutnya, kerumunan pengunjung, terlihat menyemut memadati taman maupun pintu masuk menuju Lubang Jepang.

[Hatta Rizal]