Lomba 'Mangaik Mungkuih' Hilang di Festival Langkisau 2017

Lomba mangaik mungkuih di Pessel.
Lomba mangaik mungkuih di Pessel. (istimewa)

PESSEL , KLIKPOSITIF -- Festival Langkisau 2017 "> 2017 "> 2017 "> 2017 sudah berlangsung sejak 14 April lalu dan berakhir pada 22 April 2017 "> 2017 "> 2017 "> 2017 nanti. Agenda kali ini tampak berbeda dari iven sebelumnya. Mulai dari lomba bernilai budaya hingga olahraga ada di pagelaran ini. Tapi, ada beberapa perlombaan yang tidak masuk agenda, salah satunya yakni 'mangaik mungkuih' atau menangkap ikan.

Tokoh masyarakat Pessel , Syaiful Ardi mengatakan, nilai tradisi dalam pelaksanaan Festival Langkisau dari tahun ke tahun sudah mulai menghilang, bahkan tampak terlupakan. Penyebabnya belum diketahui, karena sejak tahun 2015 lalu beberapa lomba tradisional di daerah ini tidak masuk lagi.

baca juga: Kemenparekraf Perkirakan Produk Ekowisata Akan Sangat Diminati Pascapandemi

"Satu hal yang sangat menjual kekhasan daerah kita yakni, lomba mangaik mungkuih itu. Tapi, entah apa alasannya kita juga sama-sama tidak tahu," jelasnya kepada KLIKPOSITIF .

Menurutnya, dari sederetan lomba pada iven Festival Langkisau 2017 "> 2017 "> 2017 "> 2017 ini memang masih ada yang dipertahankan. "Sejak tahun 70-an orang luar Pessel sudah mengenal ikan mungkuih yang khasnya di Pessel . Identitas itu adalah kebanggaan kita dan seharusnya dipertahankan," kata anggota Komisi X DPRD Sumbar itu.

baca juga: Satu Pasien COVID-19 Asal Pessel Dinyatakan Sembuh

Selain itu, Heri Suritno (31), seorang akademisi dan pemerhati serta putra daerah setempat juga mengungkap hal yang sama. Warga Kenagarian Ampalu, Kecamatan Sutera ini mengaku ikan mungkuih memang terkenal sebagai kekhasan daerah tersebut, bahkan keberadaan mungkin juga belum punah.

"Di aliran sungai Ampalu ini masih banyak ikan mungkuih, bahkan hampir tiap hari warga disini ke sungai untuk mencarinya. Mungkin di tahun depan, lomba tradisional ini bisa dimasukkan lagi," jelasnya.

baca juga: Lomba Foto & Video Menyambut Idul Fitri Audy Joinaldy Diumumkan

Sementara itu, Kadis Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Pessel , Zefnihan menyebutkan, pelaksanaan Festival Langkisau 2017 "> 2017 "> 2017 "> 2017 di daerah itu memang tidak memasukkan beberapa kegiatan yang pernah ada. Alasannya, pemerintah daerah terfokus untuk menggenjot wisata dan itu dilakukan secara bertahap.

"Jadi memang beberapa iven lainnya yang pernah kita adakan seperti halnya mangaik mungkuih tidak masuk dalam agenda kita. Kami sangat mengingikan iven ini ada dukungan dan partisipasi masyarakat, jangan hanya Pemda saja," jelasnya.

baca juga: Satgas BUMN Salurkan Bantuan Penanganan COVID di Pessel

Selain itu, dia juga menyebut, pemusatan iven festival Langkisau dipusatkan di Carocok Painan bukan berarti mengenyampingkan potensi wisata lainnya yang terdapat di daerah itu. Tapi menurutnya, perkembangan itu harus diikuti secara bertahap dan fokus untuk satu destinasi, seperti halnya Festival Langkisau dan Festival Mandeh.

"Sejak 15 tahun terkhir adanya Festival Langkisau memang sesuai dengan namanya, kita fokuskan di Carocok dan Langkisau. Ini akan menjadi iven tahunan ," pungkasnya.

[Kiki Julnasri Priatama]

Penulis: Agusmanto