DPRD Pessel Usulkan Biaya Retribusi Wisata Dinaikkan

"biaya masuk ke lokasi wisata saat ini dinilai terlalu kecil dan tidak seimbang dengan pengeluaran pengelolaan pariwisata yang ada di daerah itu"
Suasana kunjungan di Pantai Carocok, Painan. (istimewa)

PESSEL, KLIKPOSITIF -- Ketua DPRD Pesisir Selatan, Dedi Rahmanto Putra mengatakan, biaya masuk ke lokasi pariwisata di daerah itu perlu dinaikkan retribusinya. Sebab, biaya masuk ke lokasi wisata saat ini dinilai terlalu kecil dan tidak seimbang dengan pengeluaran pengelolaan pariwisata yang ada di daerah itu.

"Contohnya, biaya masuk Pantai Carocok. Misalkan, biaya retribusi Rp5 ribu. Sedangkan, biaya pengurusan sampah lebih dari separoh. Ide saya, bagaimana retribusi ini dinaikkan," sebut Dedi kepada KLIKPOSITIF, Kamis 13 Juli 2017.

Menurutnya, biaya retribusi masuk wisata ini direncanakannya naik dari Rp5 ribu menjadi Rp6 ribu sampai Rp7 ribu. Kenaikan itu dibagi untuk pihak pengelola yang akan dilibatkan yakni, unsur TNI dan masyarakat setempat.

"Seribu kita serahkan untuk Kodim dan seribu lagi untuk Nagari. Yang lima ribu tetap untuk daerah. Itu dilakukan untuk menjamin kebersihan wisata kita, terutama dari Kodim dan pemuda setempat," terangnya.

Lanjutnya, dari retribusi yang sudah diaturkan dalam Perda saat ini. Juga diikutsertakan peran TNI dan peran aktif pemuda setempat dalam mengawal ketertiban sampah yang masih belum jalan. "Jadi itu kita lakukan, setelah semua ada kesepakatan. Hanya tinggal revisi aturan saja, apa sulitnya," jelasnya.

Tambahnya, rencana untuk merobah wajah pariwata di daerah itu akan disampaikan kepada Bupati setempat akan segera melibatkan TNI untuk menandatangi kerjasama tersebut. "Ke Dandim sudah saya sampaikan, hanya tinggal MoU saja. Tinggal Bupati, ini nanti akan kita bicarakan," pungkasnya.

[Kiki Julnasri Priatama]