Wali Kota Bukittinggi : Kalah Lo Awak dek Tangkelek jo Kapuyuak

"Seluruh nama lokasi objek wisata di Kota Bukittinggi akan kembali memakai Bahasa Minang"
Nama Jenjang Gudang akan dikembalikan menjadi Janjang Gudang (KLIKPOSITIF/Haswandi)

BUKITTINGGI, KLIKPOSITIF -- Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias mengatakan, seluruh nama lokasi objek wisata di Kota Bukittinggi akan kembali memakai Bahasa Minang dan tidak akan ada lagi nama yang diubah bahasanya menjadi Bahasa Indonesia.

“Contoh, Lobang Jepang akan diganti dengan Lubang Japang, janjang dikembalikan ke janjang. Masa kalah lo awak dari Tangkelek jo Kapuyuak,” ujar Ramlan Nurmatias saat menggelar jumpa pers di Balai Kota Bukittinggi, Rabu 20 Desember 2017.

Untuk diketahui, Tangkelek dan Kapuyuak merupakan distro lokal yang menggunakan nama lokal. Tangkelek merupakan sendal panjang dari kayu, sedangkan kapuyuak berarti kecoak.

Selain itu, Pemko Bukittinggi menurut Ramlan juga akan membenahi setiap sudut di Kota Bukittinggi, sehingga dimanapun pengunjung berada bisa untuk selfie (swafoto) dengan pemandangan yang indah.

Upaya ini disebut Ramlan untuk menjawab pangsa pasar anak muda terhadap dunia pariwisata, yang menginginkan lokasi objek wisata menyediakan lokasi tempat nongkrong atau ngopi-ngopi dengan latar belakang yang indah, serta bisa mengakses internet secara gratis.

[Hatta Rizal]