Ternyata, Sumbar Pernah Jadi Produsen Senjata untuk Perang Kemerdekaan

"Semua senjata yang pernah dibuat tersebut saat ini tersimpan di Museum Tri Daya Eka Dharma"
Revolver buatan Sungai Pua yang tersimpan di Museum Tri Daya Eka Dharma, Kota Bukittinggi (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

BUKITTINGGI, KLIKPOSITIF -- Provinsi Sumatera Barat memiliki banyak peran dalam upaya perebutan kemerdekaan Indonesia dari penjajah. Berpuluh-puluh tahun yang lalu, daerah ini dikenal sebagai daerah penghasil tokoh yang berperan penting dalam upaya perebutan kemerdekaan.

Salah satunya adalah Muhamad Hatta, yang menjadi Wakil Presiden pertama Indonesia sekaligus bapak Proklamator menampingi Soekarno.

Selain Hatta, ada pula Tan Malaka, Syahrir, Amir Syarifuddin, DN Aidit, Muhamad Yamin dan tokoh lainnya yang memiliki peran. Mereka semua adalah putra asli Sumatera Barat.

BACA JUGA: Pesawat Pemancar YBJ 6, Si Penyelamat NKRI dari Bukittinggi

Namun ternyata, selain kontribusi percetakan tokoh hebat, Sumbar ternyata juga punya peran yang cukup besar di sektor lain. Sektor tersebut adalah produksi senjata pendukung perang.

Di provinsi yang menjadi rumah bagi suku Minangkabau tersebut ada satu daerah yang menjadi sentra produksi senjata perang. Daerah tersebut adalah Sungai Pua, Kabupaten Agam.

Terletak di Nagari Sungai Pua, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam, semua senjata untuk perang kemerdekaan tersebut dibuat dengan berbagai bentuk seperti pacul, pisau dan arit.

Selain itu, berdasarkan penelusuran KLIKPOSITIF, daerah ini juga pernah menjadi produsen senjata jenis Revolver di era perebutan kemerdekaan. Semua senjata yang pernah dibuat tersebut saat ini tersimpan di Museum Tri Daya Eka Dharma, Kota Bukittinggi.

Hanya saja, tidak banyak keterangan sejarah yang bisa menjelaskan secara rinci soal keberadaan produsen senjata itu. Namun petugas pengelola museum, Koptu Ahmad Munir mengatakan, semua senjata yang tersimpan disana pernah digunakan ... Baca halaman selanjutnya