5 Wisata Sejarah yang Wajib Anda Kunjungi jika ke Bukittinggi

"ada sebuah pesawat tempur milik Belanda yang terpajang"
Museum tridaya Eka Dharma (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

BUKITTINGGI, KLIKPOSITIF - Kota Bukittinggi tak hanya dikenal sebagai kota dengan panorama alam yang sejuk dan indah. Namun juga memiliki wisata sejarah yang sangat sayang untuk dilewatkan.

Kota kelahiran Proklamator Hatta itu, juga sangat kaya akan peninggalan sejarah kolonial. Maklum saja, di sini dahulunya merupakan daerah penting bagi penjajah Jepang atau Belanda. Di zaman perang kemerdekaan Indonesia pun, Bukittinggi pernah menjadi Ibu Kota Negara.

Jelang perayaan HUT ke 73 pada 17 Agustus 2018, KLIKPOSITIF menyajikan 5 objek wisata sejarah yang wajib dikunjungi wisatawan di Bukittinggi, tentunya selain Jam Gadang yang saat ini tertutup karena kawasannya sedang direvitalisasi.

1. Lubang Jepang
Rasanya tak ada yang tak kenal objek berupa terowongan bawah tanah ini. Panjang lorongnya mencapai 1,4 kilometer yang bisa dijelajahi. Tak ada yang mengetahui berapa panjang Lubang Jepang secara keseluruhan sebab banyak lorong-lorongnya yang masih belum diketahui atau ditutup untuk umum sejak dibangun tahun 1942.

Objek ini berada di kawasan Taman Panorama yang keindahannya sudah mendunia. Sesuai namanya, lubang ini dibangun pada zaman Jepang dengan melibatkan ribuan pekerja paksa sebagai tempat perlindungan.

2. Benteng Fort de Kock
Ini merupakan benteng pertahanan Belanda yang dibangun tahun 1825. Benteng ini berada di kawasan Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan (TMSBK). Di sini, terdapat beberapa buah meriam yang digunakan untuk menghadang pejuang zaman Paderi. Saat ini, kawasan Benteng Fort de Kock dikelola sedemikian rupa oleh Pemerintah Kota Bukittinggi sehingga sangat nyaman dikunjungi.

3.Rumah Kelahiran Hatta
Objek ini berada di Jalan Soekarno-Hatta Pasar Bawah, tepatnya di dekat Tugu Adipura. Merupakan tempat kelahiran Proklamator Hatta. Rumah kayu ini dipelihara keasrian serta kebersihannya sehingga akan bikin betah. Di sini, kita bisa melihat kamar Hatta maupun potret-potret ... Baca halaman selanjutnya