Objek Wisata Banto Royo Agam Diresmikan, Praktisi Wisata: Baik untuk Daerah

"hadirnya pusat rekreasi air seluas 6 hektar itu bakal menyedot animo wisatawan"
Objek wisata Banto Royo Agam. (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

AGAM, KLIKPOSITIF -- Praktisi Pariwisata Sumatera Barat Muhammad Abdi menyambut positif diresmikannya objek wisata Banto Royo yang berlokasi di Jorong Kaluang Tapi, Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam-Sumbar pada Minggu 28 Oktober 2018.

Abdi menyebut, hadirnya pusat rekreasi air seluas 6 hektar itu bakal menyedot animo wisatawan. "Selama ini, untuk paket wisata, jarang sekali ada objek wisata di wilayah Agam Timur yang didatangi tamu dari tur agen, Banto Royo bisa menjadi tujuan utama," sebut Dekan Fakultas Pariwisata UMSB tersebut.

Sementara, untuk wisatawan lokal yang berasal dari wilayah Bukittinggi dan sekitarnya, objek ini akan menjadi pilihan utama sebab menurut Abdi, sudah menjadi karakter masyarakat tertarik akan hal-hal baru.

Selain itu, kata dia, objek wisata Banto Royo merupakan objek wisata yang melibatkan masyarakat lokal sebagai pengelola sehingga bisa menjadi penyangga ekonomi baru.

"Ini kita apresiasi sebab akan memberi peluang seluasnya kepada masyarakat sekitar objek,"ujarnya.

Banto Royo dahulunya merupakan lahan tidur seluas 6 hektar yang kemudian diubah menjadi objek wisata dengan berbagai wahana bagi anak-anak dan orang dewasa.

Wahana permainan seperti kano, flying fox dan deretan pohon yang tampak seperti hutan bakau diprediksi akan menarik minat wisatawan.

Objek ini diresmikan pada Minggu 28 Oktober 2018 setelah dikerjakan hampir satu tahun terakhir.

Dalam pengelolaan, inisiator Banto Royo Andi Sahrandi mempekerjakan sebanyak 74 warga lokal dimana segala keuntungannya akan diberikan kepada masjid dan masyarakat setempat.

[Hatta Rizal]