Empat Tahun Jadi Penggiat Wisata Mandeh, Andrinof Chaniago Pamit!

Komut BRI Andirnof Chaniago (kanan) menyerahkan secara simbolis bantuan Teras BRI Nusantara Nagari Mandeh kepada Bupati Pessel, Hendrajoni
Komut BRI Andirnof Chaniago (kanan) menyerahkan secara simbolis bantuan Teras BRI Nusantara Nagari Mandeh kepada Bupati Pessel, Hendrajoni (riki s)

PESSEL, KLIKPOSITIF - Kawasan wisata Mandeh di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat semakin populer, dan dikenal sebagai Raja Ampat di Sumatera yang dijuliki The Paradise in the South (surga di Selatan).

Di surga inilah semua kedamaian bisa didapat. Danau lau yang ada di kawasan itu, banyak dimanfaatkan oleh para wisatawan untuk menyelam, menyaksikan keindahan dasar laut dengan berbagai bentuk dan jenis kerang dan ikan-ikan yang hidup di sana.

baca juga: Terhitung Mei, BRI Turunkan Bunga Kartu Kredit

Namun di balik kesuksesan yang raih kawasan wisata Mandeh, terdapat sosok yang disegani masyarakat Sumatera Barat, yaitu Andrinof Chaniago , putra Minang yang dikenal sebagai penggiat wisata Mandeh, dan saat ini mejabat sebagai Komut BRI .

Melalui sentuhan tangannya, kini kawasan Wisata Mandeh sebagai sport tourism, terus berbenah. Bahkan pada 2017 lal , kawasan wisata mandeh meraih peringkat pertama pada kategori Surga Tersembunyi Terpopuler di Anugerah Pesona Indonesia (API) II.

baca juga: Kemensos Tunjuk BRI Salurkan BST Tahap I

Minggu, 7 April 2019, merupakan hari terakhir bagi Andrinof sebagai penggiat wisata Mandeh, dan mantan Kepala Bappenas (2014-2015) itu, berharap Pemerintah Daerah meneruskan pembangunan di Mandeh dengan memanfaatkan semua potensi yang ada di kawasan Mandeh.

"Dengan berat hati memang harus saya sampaikan, bahwa ke depan saya tidak lagi menjadi penggiat Mandeh," katanya usai meresmikan Gapura dan Balai Pertemuan di Kampung Baru, Nagari Mandeh, Kecamatan XI Tarusan, Pessel, Minggu.

baca juga: BRI Lubuk Basung Bantu 12 Unit Wastafel untuk Agam

Waktu 4 tahun menjadi penggiat Mandeh, katanya melanjutkan, merupakan waktu yang cukup untuk memperkenalkan Mandeh ke seantero Indonesia, termasuk ke mancanegara. Oleh sebab itu, dirinya meminta maaf kepada masyarakat mandeh, dan Pessel umumnya.

"Kalau ada salah, saya mohon maaf. Mudah-mudahan, satu atau dua tahun ke depan, Mandeh semakin indah dan terus menjadi tujuan utama bagi wisatawan lokal dan mancanegara yang datang berkunjung ke Sumatera Barat," bebernya.

baca juga: BRI Painan Bantu Gugus Tugas Covid-19 Rp 41 Juta dalam Bentuk Peralatan

Disebutkannya, akses ke kawasan wisata Mandeh kini sudah bagus dan bisa dilalui dari dua arah, yaitu dari arah Pasar Tarusan dan Sungai Pisang, Kota Padang. Kondisi akses jalan yang mulus, tentunya suatu kebruntungan dan peluang selanjutnya bagi Pemerintah daerah.

Namun jika ditarik sekitar 4 tahun ke belakang, Mandeh tidaklah terkenal seperti yang sekarang ini, karena tidak ada satupun wisatawan yang tahu di dengan Mandeh, meskipun di seraching melalui internet, tak ada wisata Mandeh yang muncul.

"Yang muncul itu Mandeh kanduang. Tapi sejak 2014, ketika saya ajak kawan-kawan media untuk mengeksplore destinasi wisata Mandeh, kini Mandeh sudah dikenal banyak orang, baik wisatawan lokal maupun mancanegara. Bahkan kalau disearching Mandeh di internet, akan keluar wisata Mandeh," bebernya.

"Kepada masyarakat Nagari Mandeh, saya juga berharap untuk terus berbenah dan membangun Mandeh. Perbaiki halaman rumah, dan jaga kebersihan kawasan ini, supaya para wisatawan yang datang berkunjung bisa terus betah berlama-lama di Mandeh ini," imbuhnya.

Lebih lanjut Andrinof juga meminta agar warga Mandeh berterimakasih ke BRI , karena telah ikut berpartisipasi dalam memajukan kawasan wisata Mandeh melalui program CSR dari BRI , sehingga wajah Mandeh berubah menjadi lebih indah di pandang mata, apalagi dengan adanya gapura bertulisakan "Selamat Datang di Desa Wisata Nagari Mandeh" yang dibangun BRI .

Selain membangun gapura, BRI juga memfasilitasi warga Mandeh untuk pelatihan jenis UMKM, serta bersinergi bersama-sama warga untuk melakukan bedah warung milik warga yang berada di sepanjang kawasan Desa Wisata Nagari Mandeh. Tujuan, supaya pengunjung yang berbelanja menjadi nyaman, karena keindahan bentung arsitektur dari warung-warung tersebut.

Oleh sebab itu, dosen Ilmu politik FISIP Universitas Indonesia itu, berpesan kepada masayarakat Mandeh untuk terus menjaga keindahan Desa Wisata Nagari Mandeh, termasuk kebersihannya. "Wisatawan datang ke Mandeh tentu bukan hanya sekedar menikmati kindahan alamnya, tapi juga ingin merasakan kenyamanan, dan ini kembali kepada masyarakat," katanya.

"Kalau masyarakat ramah, dan lokasi wisata ini bersih dan indah, pengunjung betah berlama-lama di sini, dan tentunya akan menguntungkan masyarakat secara ekonomi, karena peredaran uang di sini akan semakin meningkat," sambungnya.

Di tempat yang sama, Bupati Pessel, Hendrajoni, berterimakasih kepada BRI , termasuk Andrinof Chanigo yang telah megiatkan kawasan wisata Mandeh hingga ke mancanegara. "Terimakasih BRI dan Pak Andrinof. Kami di Pemkab Pessel akan terus membangun Mandeh ini menjadi lebih indah lagi," katanya.

Hal yang sama juga disampaikan Walinagari Mandeh, Mushendri. "Terimakasih atas bantuan dari Pak Andrinof yang telah berjuang mengenalkan Mandeh kepada wisatawan, termasuk BRI , semoga Mandeh yang merupakan desa wisata di Pesisir Selatan ini semakin maju dan berkembang," tuturnya.(*)

Penulis: Riki S