Buayan Kaliang yang Masih Jadi Primadona di Pantai Gondoriah

"Untuk tarif harga tiket naik untuk anak-anak sebesar Rp2.000/orang , sedangkan bagi remaja maupun dewasa sebesar Rp5.000/orang"
Tampak pengunjung tengah menikmati permainan tradisional Buayan Kaliang di Pantai Gondoriah, Pariaman (KLIKPOSITIF/ Rahesa)

PARIAMAN, KLIKPOSITIF -- Selama libur lebaran tahun ini, Kota Pariaman banyak menyediakan tempat hiburan bagi pengujung. Mulai dari tempat hiburan dengan gaya modren hingga tradisional.

Salah satu yang terpantau adalah permainan tradisional Buayan Kaliang.

"Setiap harinya sebanyak 200 sampai 300 pengunjung menaiki buayan kaliang", ungkap Roli pemilik buayan kaliang kawasan Pantai Gandoriah saat diwawancarai, Selasa 11 Juni 2019.

Dikatakannya, usaha yang dijalani sudah turun temurun. Putaran atau Buayan Kaliang diadakan tiga kali setahun yaitu pada hari lebaran, tabuik dan basapa.

Pemuda yang memiliki pekerjaan sebagai kontraktor ini juga menjelaskan setiap penghasilan dari buayan kaliang yang didapat perharinya dibagi dua dengan semua anggota.

Lanjutnya, buayan kaliang sesudah dipakai disimpan digudang, sehingga setiap penggunaan kembali semua dicek dan diperbaiki apabila ada kerusakan.

"Untuk tarif harga tiket naik untuk anak-anak sebesar Rp2.000/orang , sedangkan bagi remaja maupun dewasa sebesar Rp5.000/orang", ujarnya.

Buayan kaliang merupakan permainan tradisional yang terbuat dari kayu yang digerakan dengan tenaga manusia.

Agar putarannya tetap stabil setidaknya ada tujuh orang dewasa yang memutarnya.

"Masing-masing kotak pada buayan kaliang tersebut diisi oleh empat orang, namun kadang-kadang karena peminatnya membludak tidak heran diisi hingga enam orang", ungkapnya.

Bapak dua anak ini juga mengungkapkan tidak hanya anak-anak hingga remaja bahkan diantara mereka sesekali ada orang dewasa yang tertarik menaiki buayan kaliang dengan alasan ingin kembali mengenang masa kecil.

Ia berharap pengunjung yang datang tetap tertarik dengan permainan tradisional ini dan lokasi untuk buayan kaliang tidak dipisah-pisah dan tempat lokasi yang sama seperti lima tahun sebelumnya sehingga tampak indah dilihat bila sejajar. (RHS)