Pasar Van Der Capellen Diserbu Fotografer Ranah Minang

"Pengurus Pasar Van Der Capellen melaksanakan berbagai kegiatan di HUT Pertama ini."
Tim Pasar Van der Capellen (dok)

KLIKPOSITIF – Ikut merayakan HUT Pertama Pasar Van Der Capellen, Batusangkar, setidaknya seratus Fotografer Ranah Minang (FRM) melaksanakan silaturrahmi di pasar yang didirikan Genpi Tanah Datar tersebut, Minggu 29 September 2019.

Para fotografer yang terhimpun dalam wadah Fotografer Ranah Minang (FRM) datang dari berbagai penjuru daerah Sumbar, mulai dari Padang, Pessel, Solok, Bukittinggi, Payakumbuh, bahkan dari Jakarta.

Erison J Kambari, fotografer asal Bukittinggi yang menginisiasi kegiatan ini mengatakan, biasanya FRM bersilaturrahmi dan berdiskusi hanya di grup WA.

Ketika dia mendengar Pasar Van Der Capellen akan merayakan HUT Pertama, muncul ide untuk memanfaatkan momen ini sekaligus jadi tempat silaturrahmi para forografer yang terhimpun dalam FRM.  "Alhamdulillah respon kawan-kawan sangat baik," ujarnya.

Nanda, seorang fotografer yang sempat hadir mengatakan, dirinya sudah lama tertarik hadir ke Pasar Van Der Capellen karena begitu banyak objek menarik untuk difoto.

"Konsep pasar tradisionalnya kuat, pedagang berpakaian tradisional, makanannya semuanya tradisional, hiburannya silat, tari daerah, dan payung-payung ini membuat nuansa tempo dulunya semakin kuat," ujar fotografer asal Padang ini.

Meski sempat dilanda hujan, silaturrahmi FRM berlangsung dengan penuh kehangatan. Usai jepret-jepret para fotografer disambut Pihak Pemkab Tanah Datar, yaitu Asisten 2 dan Kadis Parpora Tanah Datar. Dalam kesempatan itu, para fotografer berkesempatan menyampaikan masukan terkait pariwisata.

Juragan Pasar Van Der Capellen, Ade Firman mengatakan, untuk memanjakan lensa para fotografer, Pengurus Pasar Van Der Capellen melaksanakan berbagai kegiatan di HUT Pertama ini.

"Di antaranya carnaval pakaian dari Marapi Art Fashion, Penampilan Silat Kumangi, tari dari Sanggar Pucuak Janiah, serta Rafai Geleng dari Ponpes Jabbal Rahmah Tanah Datar," ujar Ade Firman.

Selama setahun ... Baca halaman selanjutnya