Objek Wisata Banyak, DPRD Pasbar: Belum Terkelola Maksimal

"sejumlah tempat wisata di Pasbar banyak memiliki potensi untuk meningkatkan PAD Pasbar, seperti Pantai Pohon Seribu Sasak, Muaro Binguang, Pantai Air Bangis, Pulau Panjang, Pantai Maligi, Pantai Sikabau, Air Terjun Sarasah, Lobang Jepang Talu, Danau Laut Tinggal dan masih banyak yang lainnya."
Wakil Ketua DPRD Pasaman Barat, Daliyus K (KLIKPOSITIF/ Irfan Pasaribu)

PASAMAN BARAT, KLIKPOSITIF -- DPRD Pasaman Barat (Pasbar) menilai kondisi objek wisata yang ada, belum maksimal dikelola dengan baik oleh pemerintah daerah setempat.

Menurut Wakil Ketua DPRD Pasbar, Daliyus mengatakan, Pasbar itu sangat berpotensi untuk dijadikan daerah objek wisata. Sebab di Pasbar memiliki laut, sungai dan pegunungan.

"Namun sejauh ini belum terlaksana dengan baik oleh dinas terkait. Pengembangan objek wisata untuk menarik minat wisatawan lokal dan non lokal, belum terlihat dilakukan secara maksimal," katanya kepada KLIKPOSITIF, Senin (14/10).

Selain itu, menurutnya tinggal pengembangan untuk meningkatkan minat wisatawan dengan melakukan pembenahan dalam hal sarana dan prasarana.

Ia menjelaskan, sejumlah tempat wisata di Pasbar banyak memiliki potensi untuk meningkatkan PAD Pasbar, seperti Pantai Pohon Seribu Sasak, Muaro Binguang, Pantai Air Bangis, Pulau Panjang, Pantai Maligi, Pantai Sikabau, Air Terjun Sarasah, Lobang Jepang Talu, Danau Laut Tinggal dan masih banyak yang lainnya.

Namun ini tidak begitu serius dikembangkan, sarana dan prasarana harus jadi hal yang utama untuk menarik wisatawan. "Di Pasbar itu kaya dengan lokasi wisata dan masih terjaga keasriannya," ungkapnya.

Selain itu kata Daliyus, setiap pembenahan sarana dan prasana di suatu objek wisata hendaknya pemkab harus sejalan dengan keinginan masyarakat nya sendiri, terutama disekitar objek wisata.

Kedepan DPRD akan mendorong peningkatan dan memasukkan pariwisata sebagai salah satu prioritas di anggaran tahun 2020. Disamping wisata pantai yang paling mencolok di Pasbar, bagi Daliyus wisata budaya sangat menarik.

"Wisata budaya bisa menjadi hal yang menarik jika dikelola dengan baik, seperti berwisata di Rumah Adat Tuanku Bosa Talu," jelasnya.

Selain rumah Adat Tuanku Bosa Talu, hendaknya berinisiatif membuat wadah untuk menyajikan adat budaya tiga etnis di Pasbar yakni, minang, mandailing ... Baca halaman selanjutnya