Lihat Tour de Singkarak di Pariaman, Jangan Lupa Sambangi 5 Destinasi Wisata Unggulan Ini

Ilustrasi
Ilustrasi (net)

PARIAMAN, KLIKPOSITIF -- Kota Pariaman melakoni peran sebagai tuan rumah dalam event Tour de Singkarak 2019, tepatnya pada 2 November 2019, sebanyak 26 negara ikut dalam event besar tersebut dan menjajaki tanah Kota Tabuik.

Perihal itu, bak pepatah, sekali dayung dua tiga pulau terlewati, ada baiknya para pelancong mengetahui destinasi unggulan di Kota Pariaman.

BACA JUGA:  Parade Gandang Tasa akan Ramaikan TdS 2019 di Kota Pariaman

Baca Juga

Sembari menikmati event Tour de Singkarak, anda juga dapat Menikmati keindahan ciptaan Tuhan Alam yang telah menjadi destinasi wisata di Kota Pariaman.

Berikut disuguhkan untuk para pengunjung beberapa kawasan di Kota Pariaman yang patut disambangi dan sekaligus sebagai referensi kunjungan wisata.

BACA JUGA:  Pemprov Sumbar dan Pemko Pariaman Bahas Persiapan TdS


1. Pulau Angso Duo

Pulau Angso Duo memang tak diragukan lagi keindahan pemandangannya. Hingga hari ini kawasan Pulau Angso Duo sangat digemari oleh seluruh kalangan untuk berfoto Ria. Pantai pasirnya yang putih acapkali menjadi lantai bagi anak-anak bermain dan berlarian.

Tidak hanya itu selain terhampar pemandangan indah di Pulau Angso Duo juga terdapat makam keramat. Makam keramat tersebut tercatat sepanjang 4,5 meter.

BACA JUGA:  Pemkab Pessel Optimis Jalur Mandeh Akan Masuk Rute Tour de Singkarak

Di Pulau Angso Duo banyak muda-mudi bermain ombak ada juga permainan air seperti banana boat, snorkeling, mancing ikan dan juga dilengkapi fasilitas cottage, musala katik Sangko dan sumur tua.

2. Pantai Gandoriah.

100 meter dari pusat Kota Pariaman menuju arah laut, pengunjung akan bertemu dengan pantai Gandoriah. Hamparan pantai yang indah itu setiap hari dilewati oleh Kereta Api wisata, kereta api yang datang dari arah stasiun Simpang Haru Padang Menuju Stasiun Kota Pariaman.

Untuk pantai Gandoriah, terkenal dengan anjungan nya yang menggugah rasa kala dilihat. Sering dijadikan tempat selfie yang menghasilkan foto dengan latar belakang pantai lepas, dihiasi background pulau-pulau yang indah.

BACA JUGA:  Mengapa Harus ke Maninjau? Ini Sederet Keindahan Alamnya

Tak lupa, di pantai Gandoriah, Pemerintah Kota Pariaman menyediakan fasilitas permainan untuk anak-anak dan juga menyediakan beragam kuliner di sepanjang pantai tersebut.

3. Taman Hutan Mangrove

Hutan mangrove di Kota Pariaman terletak di desa Apar Kecamatan Pariaman Utara. Diketahui luas hutan mangrove tersebut lebih kurang 1,5 hektar. Hutan mangrove itu disulap oleh pemerintah kota Pariaman menjadi di destinasi wisata alam bahari.

Merujuk pada keterangan Pemerintah Kota Pariaman hutan mangrove dikelola bertujuan untuk ekosistem alam. Tidak hanya menampilkan bentuk pemandangan saja, buah mangrove juga diolah sebagai minuman, dijadikan sirup mangrove dan dodol mangrove.

4. Penangkaran Penyu .

Masih di desa Apar, Kecamatan Pariaman Utara, terdapat penangkaran penyu. Banyak penyu yang dipelihara di sana sehingga pengunjung dapat melihat secara dekat penyu penyu yang ada di penangkaran itu.

BACA JUGA:  Menpar Tegaskan Perlu Tiga Hal Untuk Tingkatkan Kualitas Calender of Event 2020

Konsep penangkaran penyu tersebut mengambil pola edukasi di mana pengunjung diberikan ilmu pengetahuan seputar penyu dan jenisnya. Di sana juga diadakan kelas untuk anak-anak yang ingin mengenal penyu dan ingin mempelajari proses-proses peduli lingkungan.

Yang lebih menarik lagi selain bisa melihat penyu mulai dari bayi hingga dewasa, pengunjung juga dapat melepas penyu secara langsung. Dalam hal ini penyu yang dilepas itu disebut Tukiak atau Tukik.

5. Sekolah Tinggi Ilmu Beruk (STIB).

Menariknya lagi di Kota Pariaman, bahkan satu-satunya di Indonesia, Pariaman ada Sekolah Tinggi Ilmu Beruk. Sekolah yang disingkat STIB itu masih terdapat di desa Apar Kecamatan Pariaman Timur.

BACA JUGA:  Malin Kundang, Ikon Wisata Kota Padang yang Memperihatinkan

Sekolah Tinggi Ilmu Beruk, menjadi destinasi wisata yang unik dan menarik. Beruk yang bersekolah di sana pandai pula menghibur dan melakukan interaksi memanjat serta memetik buah kelapa. Betapa tidak beruk disana diajar oleh guru dengan menggunakan standar kompetensi ilmu beruk.

Bagi pengunjung yang mempunyai berurutan ingin disekolahkan bisa langsung mendaftarkan beruk di sana.

Demikian merupakan beberapa titik destinasi wisata di Kota Pariaman yang harus dikunjungi oleh penikmat Tour de Singkarak. (Rehasa)

Editor: Eko Fajri