Berbarengan dengan Pilkada, TdS 2020 Terancam Batal Diselenggarakan

"Alasannya, 13 kabupaten dan kota tersebut akan memfokus anggaran mereka untuk pesta demokrasi sekali lima tahun tersebut. Kabupaten Pasaman jadi yang pertama menyatakan bakal absen di TdS 2020"
Pembalap TdS 2019 (Istimewa )

PADANG, KLIKPOSITIF - Tour de Singkarak (TdS) 2020 terancam batal diselenggarakan karena TdS 2020 bertepatan dengan Pilkada yang akan diikuti 13 kabupaten dan kota termasuk Pilgub Sumbar.

Alasannya, 13 kabupaten dan kota tersebut akan memfokus anggaran mereka untuk pesta demokrasi sekali lima tahun tersebut. Kabupaten Pasaman jadi yang pertama menyatakan bakal absen di TdS 2020.

Wagub Sumbar : TdS 2019 Penghubung Pulau Sumatera

Menyikapi kondisi itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit, mengatakan, sejak tahun 2018 penyelenggara TdS secara anggaran sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah daerah. Berbeda dengan sejak awal TdS yakni 2009 - 2017 masih jadi even yang dihendel langsung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ketika itu.

"Di Sumbar betul akan diselenggarakannya Pilkada di 13 kabupaten dan kota pada tahun 2020 mendatang. Tapi tentang hal yang dikatakan oleh Pemkab Pasaman, dan bagaimana dengan daerah lainya, saya bersama Gubernur akan membahas hal ini, bagaimana solusinya," katanya, Sabtu 16 November 2019.

Namun, Wagub menegaskan, TdS 2020 nantinya akan tetap diselenggarakan, dan tidak ada ungkapan atau pun alasan TdS harus tamat. Mengingat sekarang baru selesai terlaksana TdS 2019, dan dalam rapat evaluasi pada Februari 2020 nanti, akan disampaikan soal persiapan anggaran bagi setiap daerah.

"TdS 2019 kita melibatkan Provinsi Jambi. Untuk TdS 2020 berkemungkinan saja Jambi kembali bergabung. Bahkan Bengkulu dan Riau juga menyatakan ikut menjadi bagian TdS," ujarnya.

Artinya, dengan adanya penawaran dari daerah tetangga untuk ikut bergabung menjadi daerah yang dilintasi pebalap dunia tersebut, TdS 2020 akan tetap ... Baca halaman selanjutnya