Jumaldi Alfi, Seniman Minang di Yogyakarta Gelar Pameran Tunggal di SaRang Buildings

Jumaldi Alfi (kanan) tengah berbincang dengan salah seorang pengunjung dalam Pameran Tunggalnya berjudul FootNote
Jumaldi Alfi (kanan) tengah berbincang dengan salah seorang pengunjung dalam Pameran Tunggalnya berjudul FootNote (Ade Suhendra)

KLIKPOSITIF , BANTUL - Footnote, sebuah pameran tunggal seni rupa karya Jumaldi Alfi yang merupakan seniman minang di Yogyakarta resmi dibuka, Senin 21 Januari 2020. Pameran ini berlangsung di galeri miliknya di SaRang Buildings.

Dalam pameran yang berlangsung di Kalipakis RT 05/II Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul, Yogjakarta tersebut terdapat 10 karya Jumaldi Alfi yang pernah dipamerkannya dibeberapa negara. Hal ini disampaikannya saat ditemui KLIKPOSITIF di salah satu kedai kopi yang berada di Kawasang SaRang Buildings.

Ia menjelaskan bahwa persiapan pameran berlangsung cukup singkat dan niat awalnya pun bukan untuk pameran tunggal. Namun karena ada slot kosong di SaRang Buildings maka ia pun memutuskan untuk menggelar pameran berjudul 'Footnote'.

Baca Juga

"Secara tematik pameran ini tidak memiliki spesifikasi khusus. Tapi beberapa karya yang kalau diperhatikan seperti papan tulis atau blackboard," kata alumni Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta tersebut.

Menurutnya 10 karya yang dipamerkan tersebut, 8 karya di antaranya merupakan lukisan di atas kanvas, 1 karya berupa objek patung, dan 1 karya grafis. Karya tersebut pernah dipamerkan di beberapa tempat salah satunya di Singapura. Ia menambahkan pameran tunggal ini menjadi semacam kegiatan pembuka di tahun 2020 yang bertempat di SaRang Buildings.

"Pameran selanjutnya tengah Saya dipersiapkan dan ke depannya akan cukup menarik karena merangkum segala peristiwa dan pemikiran yang pernah saya geluti. Kemudian saya tuangkan ke bentuk seni rupa," ujar Jumaldi Alfi yang akrab disapa Uda Alfi ini.

Namun lebih lanjut ia menjelaskan bahwa pameran selanjutnya tersebut bukan proyek final yang dilakukannya. Akan tetapi lebih kepada bagian atau gambaran besar yang dilakukanya dalam berkesenian selama ini.

"Sehingga tujuannya agar pemirsa atau penikmat seni dapat memahami pola pikir saya dalam melihat fenomena atau profesi yang saya geluti sebagai seorang seniman terhadap kehidupan sosial serta pandangan saya terhadap lingkungan di luar lingkungan saya. Jadi ini bisa dikatakan sebagai sebuah pernyataan," katanya.

Jumaldi Alfi sendiri merupakan seorang perupa kontemporer Indonesia yang lahir di Lintau, Kabupaten Tanah Datar , Sumatera Barat. Ia tercatat pernah melakukan banyak pameran atau eksebisi, baik di berbagai kota di dalam negeri maupun di luar negeri seperti di Singapura, Kuala Lumpur, Hongkong, Shanghai, Beijing, Amsterdam, New York, dan Paris.

Baca Juga

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Eko Fajri