Banyak Dikunjungi Untuk Bermain Air, Bendungan Koto Panjang Bawa Berkah Bagi Warga Sekitar

Pekerja melakukan pengerjaan dan wisatawan sedang berwisata di Bendungan Koto Panjang
Pekerja melakukan pengerjaan dan wisatawan sedang berwisata di Bendungan Koto Panjang (Halbert Caniago)

PADANG , KLIKPOSITIF -- Meskipun masih dalam proses pengerjaan, Bendungan irigasi yang terletak di Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto (KPIK), Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang sudah didatangi oleh wisatawan.

Wisata yang ditawarkan di lokasi tersebut merupakan pariwisata air untuk berenang bagi pengunjung yang datang.

Pariwisata itu sudah mencuat sekitar sebulan terakhir dan mulai dipadati pengunjung sejak sepekan belakangan. Para pengunjung mulai berdata.00

Baca Juga

Sementara jembatan gantung yang dibangun masih dikerjakan oleh pihak ketiga dari Dinas Balai Sungai Sumatera Barat.

Melihat kampungnya ramai dikunjungi, pemuda setempat membantu untuk pengamanan kendaraan di lokasi tersebut.

Mereka memungut Rp2000 untuk pengunjung yang datang. "Pungutan ini hanya untuk mengamankan kendaraan pengunjung saja," ujar salah seorang pemuda KPIK, Jeri Pratama Yuda (22).

Ia mengatakan, pemuda setempat khawatir jika sudah ramai seperti itu, akan terjadi tindak kriminalitas seperti pencurian kendaraan bermotor.

"Kami memberikan kartu parkir saat pengunjung datang. Saat mereka akan keluar, jika tidak memiliki kartu yang kami berikan, maka kelengkapan suratnya akan kami periksa," katanya.

Jika tidak memiliki Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), maka akan kami bawa ke Polsek Koto Tangah dan kami akan menyerahkan prosesnya.

Sementara itu, untuk keamanan pengunjung sendiri, pihaknya mengerahkan beberapa pemuda yang menggunakan kokarde untuk meminimalisir kejadian yang tidak diduga.

"Alhamdulillah sampai saat ini belum ada yang sakit ataupun luka-luka selama kami melakukan pengawasan di sini," lanjutnya.

Sementara itu, seorang pengunjung, Nedya Putri (34) mengatakan, bermain air di lokasi tersebut cukup mengasyikan. Selain airnya jernih, juga bisa menyusuri saluran dengan menggunakan pengapung dan meluncur di saluran bendungan air.

"Tempatnya sangat bagus, jembatannya juga terbentang sangat menarik untuk dipandang, tapi belum boleh dilewati karena baru sepertinya," ujarnya.

Baca Juga

Penulis: Halbert Caniago | Editor: Eko Fajri