Tak Dapat Diskon 50 Persen Tiket Pesawat, Kadispar Sumbar: Itu Kebijakan Pusat

Kawasan Wisata Mandeh
Kawasan Wisata Mandeh (Istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF - Pemerintah memberikan diskon 50 persen untuk penerbangan ke 10 destinasi wisata di Indonesia. Dari 10 destinasi tersebut Sumatera Barat (Sumbar) tidak termasuk di dalamnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Novrial mengakui, Sumbar memang belum termasuk prioritas baik dari segi destinasi.

"Kita memang belum masuk prioritas. Kemudian itu kebijakan pusat harus kita hargai," jelasnya kepada KLIKPOSITIF , Jumat, 28 Februari 2020.

Baca Juga

Dilanjutkannya, alasan lain pemberian diskon tiket pesawat itu guna menggenjot sektor pariwisata di tengah epidemi Virus Corona. Sedangkan Sumbar bukan tujuan wisatawan dari China.

" Wisatawan mancanegara kita yang banyak itu dari Malaysia, ini juga jadi salah satu kenapa kita tidak masuk menurut saya," katanya.

Walaupun demikian, kunjungan pariwisata ke Sumbar tetap banyak terutama wisatawan nusantara. Dia berharap keputusan itu tidak ditanggapi secara reaktif, pemerintah pusat tentu punya pertimbangan dalam menentukan daerah yang mendapatkan insentif tersebut.

"Kita jangan terlalu sibuk dan relatif dengan keputusan itu, walaupun tidak masuk kunjungan pariwisata ke Sumbar tetap banyak," harapnya.

Novrial menyebutkan, pihaknya terus berupaya agar kunjungan wisata ke Sumbar bisa dipertahankan bahkan meningkat. Salah satu cara dengan memperbanyak iven berskala nasional.

"Tahun ini kita terbantu dengan banyaknya iven nasional di Sumbar seperti Harganas, Penas Tani, MTQ Nasional dan beberapa iven lainnya yang melibatkan orang luar negeri. Ini jelas akan didatangi banyak orang, mereka tentu juga berwisata," terangnya

Iven nasional ini akan menjadi modal bagi Sumbar untuk menyurati berbagai lembaga negara serta asosiasi untuk mengadakan kegiatan di Sumbar.

"Ini jadi akan modal kita, Gubernur akan menyurati berbagai lembaga seperti kementerian dan asosiasi untuk mengadakan kegiatan di Sumbar. Mereka banyak dapat keuntungan mengadakan kegiatan di Sumbar, bisa menikmati keindahan alam, kuliner dan budaya," ungkap Novrial.

Namun dari itu, tentunya masyarakat harus ramah kepada tamu yang datang, sehingga mereka (pengunjung) mendapatkan kesan yang baik di daerah pariwisata.

"Kami berharap kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga dan memberikan pelayanan kepada pengunjung. Bagaimana mereka berkesan berkunjung ke Sumbar. Kami di Dinas Pariwisata juga sedang fokus untuk pembinaan SDM pariwisata, mari bersama-sama kita," ajaknya.

Untuk diketahui Pemerintah memutuskan untuk memberi intensif sebesar 50 persen untuk tiket penerbangan di 10 destinasi wisata di Indonesia. Intensif yang diberikan kepada maskapai penerbangan diperkirakan mencapai Rp860 miliar

10 destinasi tersebut adalah Bali, Malang, Yogyakarta, Labuhan Bajo, dan Lombok. Selanjutnya, Batam, Manado, Silangit, Tanjung Pinang dan Tanjung Pandan. Pemberian insentif direncanakan berlaku awal Maret 2020 ini. (*)

Baca Juga

Editor: Joni Abdul Kasir