Dampak Wabah Corona, Banyak Wisatawan Batalkan Perjalanan ke Bukittinggi

Jam Gadang, ikon wisata di Bukittinggi
Jam Gadang, ikon wisata di Bukittinggi (KLIKPOSITIF/Haswandi)

BUKITTINGGI , KLIKPOSITIF - Wabah virus Corona atau Covid-19 mulai berdampak ke sektor pariwisata di Kota Bukittinggi - Sumbar. Sejumlah wisatawan mancanegara dan domestik telah membatalkan perjalanan mereka ke Kota Bukittinggi , karena takut akan wabah corona.

"Ada dua rombongan besar, dari mancanegara maupun domestik, yang membatalkan perjalanan mereka ke Bukittinggi . Harusnya mereka ke Bukittinggi pada akhir Maret 2020 ini, tapi dibatalkan," ujar Tour Manager Jogja Tour, Ivan Haykel saat ditemui KLIKPOSITIF , Jumat 13 Maret 2020.

baca juga: Pemkab Pessel Jadikan PSBB Tahap Tiga Sebagai Transisi ke New Normal

Ivan Haykel merinci, dua rombongan yang dimaksud itu adalah rombongan dari Malaysia dan rombongan dari Medan - Sumut.

"Rombongan dari Malaysia itu berjumlah 34 orang dan rencananya akan berkunjung ke Bukittinggi selama 4 hari pada akhir Maret ini. Namun seminggu yang lalu, mereka telah membatalkannya karena takut virus corona ," jelas Ivan Haykel.

baca juga: Pertama di Lima Puluh Kota, Nagari Situjuah Batua Punya Tempat Karantina

Sementara untuk wisatawan dari Medan, menurutnya, ada 68 orang yang rencananya akan berada di Bukittinggi selama 3 hari.

"Saya baru menerima konfirmasi pembatalan itu pada Jumat 13 Maret 2020 ini," ungkap Ivan Haykel.

baca juga: Kontak Dengan Pasien COVID, 37 Tenaga Puskesmas di Pessel Dikarantina

Ivan mengaku, dari dua pembatalan tersebut, travel yang dikelolanya kehilangan pemasukan sebesar puluhan juta Rupiah. Meski demikian, ia memahami kondisi saat ini yang membuat calon wisatawan takut untuk bepergian.

"Kita memaklumi juga, dampak virus corona ini sangat berbahaya bagi keselamatan jiwa. Demi untuk keselamatan kita semua, kami dari Jogja Tour untuk sementara waktu, tidak akan menerima turis mancanegara dulu, sampai waktu yang belum ditetapkan. Kita lihat nantinya seperti apa. Mudah-mudahan wabah ini cepat berlalu," harapnya.

baca juga: Di Tengah Pandemi, Sukarelawan Lumbung Umat Gelar Aksi Bagi Nasi Bungkus Gratis

Editor: Haswandi

Komentar

Berita Lainnya

Video Terbaru