Hari Ini, Seluruh Objek Wisata di Lima Puluh Kota Resmi Ditutup

Informasi Penutupan Lembah Harau di Gerbang Masuk
Informasi Penutupan Lembah Harau di Gerbang Masuk (Ade Suhendra)
LIMA PULUH KOTA, KLIKPOSITIF -

Menyikapi hasil rapat koordinasi bersama Gubernur dengan kepala daerah kabupaten dan kota di Sumbar, objek wisata Lembah Harau resmi ditutup. Informasi ini disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Nengsih saat dihubungi KLIKPOSITIF , Sabtu 21 Maret 2020.

Nengsih menjelaskan bahwa keputusan ini berdasarkan himbauan Gubernur Sumbar untuk menutup sementara objek-objek wisata yang ada di Sumbar. Sehingga pihak Kabupaten Lima Puluh Kota berkoordinasi dengan pengelola objek wisata untuk menutup sementara yang dimulai hari ini.

baca juga: BLT COVID-19 APBD Kota tak Kunjung Cair, Riza Minta Warga Payakumbuh Bersabar

"Benar, penutupan ini hasil rapat koordinasi kemarin dengan Gubernur bersama Pak Bupati. Seluruh objek wisata di Lima Puluh Kota kami tutup sementara sebagai salah satu langkah preventif terhadap Pandemi Covid-19 ini," kata Kepala Dinas Pariwisata .

Beberapa objek wisata di Lima Puluh Kota seperti Lembah Harau, Kapalo Banda dan Batang Tabik dikatakannya telah ditutup. Kemudian untuk hotel dan homestay yang ada di Kawasan wisata juga telah diinformasikan untuk ditutup.

baca juga: PLN Siap Terapkan Prosedur Kerja New Normal dengan Tiga Fase, Apa Saja Itu?

"Untuk penginapan, kami juga telah berkoordinasi dengan asosiasi pengelola homestay yang ada di Lima Puluh Kota untuk menutup sementara. Selain itu, iven dan acara-acara yang melibatkan orang banyak juga ditunda dan dibatalkan pelaksanaannya," kata Nengsih yang akrab disapa Buk Nang tersebut.

Hasil pantauan KLIKPOSITIF di salah satu objek wisata yaitu Lembah Harau, penutupan ini dimulai sejak Sabtu 21 Maret 2020. Kemudian penutupan ini sementara akan berlangsung hingga Jumat tanggal 3 April 2020.

baca juga: Siap-siap, Mulai 1 Juli Akan Ada Pajak Digital

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD 50 Kota Joni Amir juga mengimbau kepada masyarakat untuk menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) baik untuk diri sendiri maupun orang terdekatnya. Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak berkegiatan di luar rumah untuk mencegah dan mengantisipasi penyebaran Covid-19 ini.

"Melihat cuaca yang cukup ekstrim, kadang hujan dan kadang panas, agar warga meningkatkan kewaspadaan agar terhindar dari bencana yang mengintai," kata Joni Amir .

baca juga: Kenali Jenis Gangguan Jiwa yang Bisa Muncul di Tengah Pandemi Corona

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Eko Fajri