Peserta Gowes Nusantara Sawahlunto Melebihi Target, Pemko Diapresiasi

Kegiatan Pesona Gowes Nusantara yang diikuti lebih dari 1000 peserta
Kegiatan Pesona Gowes Nusantara yang diikuti lebih dari 1000 peserta (KLIKPOSITIF/Ocky Anugrah Mahesa)

SAWAHLUNTO , KLIKPOSITIF - Iven sepeda santai keliling kota Gowes Pesona Nusantara sukses digelar di Kota Sawahlunto , Sumatera Barat. Pemerintah Kota itu berhasil mendatangkan 1000 lebih pesepeda sesuai dengan target yang diberikan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Penyelenggara kegiatan mencatat, jumlah pesepeda yang hadir dalam kegiatan tersebut mencapai 1.237 peserta. Seluruh peserta merupakan pelajar serta warga Sawahlunto sendiri dan adapula sejumlah komunitas sepeda yang datang dari beberapa daerah yang ada di sekitaran kota tambang tersebut.

baca juga: Kabar Gembira! Diskon Tambah Daya "Super Merdeka" untuk UMKM dan IKM Kembali Diperpanjang Hingga Akhir Tahun

Walikota Sawahlunto , Ali Yusuf mengatakan, kegiatan ini mampu menarik animo masyarakat, karena selain berolahraga perserta juga disuguhkan pemandangan kota bekas tambang Batubara tersebut dari atas bebukitan.

Selama kegiatan berlangsung, peserta iven sepeda santai ini melewati sejumlah spot wisata yang menjadi andalan Sawahlunto -salah satunya Taman Silo dan Museum Kereta Api.

baca juga: Besok Bawaslu Sumbar Akan Plenokan Kasus Kasatpol PP Padang

"Bahkan sebelum iven ini digelar, saya sering ditanyai masyarakat kapan eksekusi kegiatan sepeda santai ini. Hal itu kemudian dibuktikan dengan ramainya warga yang ikut dalam kegiatan tersebut," katanya Sabtu 15 Juli 2017.

Ali Yusuf juga menyebut, Sawahlunto merasa sangat terhormat karena bisa menjadi salah satu penyelenggara dari 90 kota yang ditunjuk untuk menggelar Gowes Pesona Nusantara tersebut.

baca juga: Gubernur Sumbar Serahkan Bonus 1,6 Miliar Pada Atlet Berprestasi

"Kegiatan kali ini diapresiasi oleh Kemenpora, namun kami juga ucapkan banyak terima kasih pada kementerian yang telah mempercayakan iven ini pada kami," ujar Ali Yusuf.

Bagi mantan Ketua DPRD Kota Sawahlunto ini, iven yang terselenggara hari ini adalah bagian dari promosi pariwisata kota yang mempunyai slogan 'Kota tambang yang berbudaya' tersebut.

baca juga: Selamatkan Perantau di Wamena jadi Alasan Tokoh Padang Ganting Dukung Nasrul Abit

"Hanya dengan kegiatan-kegiatan seperti ini kami bisa meningkatkan animo wisatawan terhadap alam Sawahlunto . Dan untuk menjaga itu, tahun ini kami punya 32 iven kelas Nasional dan Internasional yang diyakini bisa mendatangkan wisatawan," jelas dia kemudian.

Satu Tahun, Satu Juta Wisatawan

Pemerintah Kota Sawahlunto sangat optimis, dengan semakin banyak iven promosi wisata digelar, maka jumlah wisatawan yang datang ke kota itu juga semakin meningkat.

Tidak tanggung-tanggung, tahun ini pemerintah menargetkan jumlah kunjungan wisatawan mencapai 1 juta orang di tahun 2017 ini. Angka itu memang cukup besar, namun jika dilihat dari persentase tren kunjungan, sejak 2015 lalu jumlah pengunjung selalu meningkat.

"Tahun 2015 lalu wisatawan kami mencapai 700 ribu orang, tahun 2016 lalu naik jadi 800 orang," sebut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sawahlunto , Efriyanto.

Target yang dibuat oleh pemerintah seiring dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat kota dalam periode 3 tahun. Menurutnya, angka Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) Sawahlunto dari sektor jasa meningkat hingga 10 persen di tahun 2016.

"Persentasenya telah menggeser sektor lain seperti pertambangan dan pertanian," ucapnya. Kondisi itu tentunya signifikan dengan target pemerintah pada tahun 2017 ini.

Dari jumlah PDRB tersebut, pendapatan asli daerah (PAD) Sawahlunto juga terhitung telah didominasi oleh jasa yang kemudian menggeser sektor pertambangan dan pertanian.

"Jika beberapa tahun lalu PAD kota ini paling besar dari pertambangan dan pertanian, sekarang sektor jasa lebih mendominasi, bahkan persentasenya mencapai 30 persen, dan dua sektor lain tersebut berada di bawah itu," jelas Efriyanto.

Dengan adanya iven Gowes Pesona Nusantara ini, tentunya pemerintah berharap agar masyarakat Sawahlunto bisa memiliki kesadaran tinggi dan ikut berperan aktif dalam hal meningkatkan pariwisata kota tersebut.

" Iven ini berhasil, masyarakat senang, pihak Kementerian pun tidak kalah bahagia dengan kesuksesan hari ini. Semoga kedepan kegiatan seperti ini bisa kami raih lagi dan dilaksanakan berkelanjutan," pungkas Walikota Ali Yusuf kemudian.

Sebagai informasi, peserta Gowes Pesona Nusantara menempuh trek sejauh 11 kilometer mengitari Kota Sawahlunto . Usai bersepeda, peserta juga disuguhi makanan khas Sawahlunto Auk-Auk yang disedikan oleh penyelenggara Lapangan Segitiga.

Masyarakat yang hadir di lokasi acara juga dihibur dengan berbagai pertunjukan seni, seperti seni beladiri silat tradisional, dan tarian tradisional. Selain makanan khas, penyelenggara jug menyedikan sejumlah hadiah untuk peserta yang beruntung dengan hadiah utama sebuah sepeda motor. Hadiah utama dari iven itu berhasil diraih oleh Fakhru Rozi, warga Kabun Jati, Kecamatan Barangin.

Pada kesempatan itu, Kemenpora juga turut melakukan pengambian air yang diambil dari sungai Lunto Batang Hulu dan tanah dari tanah sekitar makam Muhammad Yamin. Rencananya air dan tanah itu akan digunakan untuk pembangunan monumen patung di Magelang. (*)

Penulis: Webtorial