Demi Keselamatan, Simak Tips Berikut Jika Ingin Bertualang ke Alam Bebas

Ilustrasi Sungai
Ilustrasi Sungai (net)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Fasilitator Sekolah Alam Minangkabau Ade Rahadian mengatakan, berbicara masalah keselamatan dalam kegiatan di alam bebas sebaiknya berpatokan kepada rumus: 'human hazards + environtmental hazard = injury potential'.

Rumus tersebut, lanjut Ade, berarti bahaya-bahaya yang timbul dari faktor manusia dan faktor alam (lingkungan) bisa berpotensi menjadi penyebab kecelakaan. Sebetulnya sebagian besar kecelakaan dapat dihindari, karena itu setiap pelaku kegiatan alam bebas haruslah terlatih dan selalu waspada akan kemungkinan bahaya yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

baca juga: Ingin Tahu Perasaan Terdalam dari Batinmu, Coba Tes Kepribadian Ini

"Aturan dalam hal keselamatan adalah kewaspadaan dan penanganan yang tepat pada saat terjadi bahaya. Pemahaman berbagai keadaan berbahaya dan detail teknis penanganan harus ditanamkan pada penggiat alam terbuka," katanya.

"Bila mengalami bahaya dalam melakukan aktivitas alam bebas hal terpenting yang wajib diingat adalah: jangan panik!. Tetap tenang, kemudian ambil langkah cepat, yakni mengkoordinasikan anggota, melakukan pertolongan pertama, segera adakan orientasi medan/melihat situasi lokasi, mendapatkan pertolongan dari warga setempat, dan menghubungi petugas Kepolisian, SAR, BPBD, PMI, serta Puskesmas setempat," ujarnya.

baca juga: Mau Ternak Tiger Fish yang Satu Ekor Bisa Dihargai Rp 1 Juta dan Sedang Tren? Ini Caranya

Pria yang aktif berkegiatan di alam bebas sejak tahun 1983 tersebut menambahkan, perlengkapan dalam melakukan kegiatan alam bebas terbagi dalam dua jenis, seperti perlengkapan dasar yang mencakup perlengkapan saat pelaksanaan atau pergerakan, perlengkapan masak, makan dan minum, perlengkapan MCK dan perlengkapan pribadi.

Kemudian, perlengkapan khusus seperti untuk penelitian berupa kamera, buku serta alat-alat lainnya. Jika untuk susur sungai diperlukan perahu, kano, pelampung, jika mendaki gunung dan menjelajah rimba perlu carrier dan dome.

baca juga: Waspada, Ini Tanda Pasangan Hanya Menganggap Dirimu Pelarian

"Pendakian tebing dibutuhkan kernmantle, karabiner, descender, sementara untuk menyelam menggunakan tabung oksigen, baju selam, sepatu katak," tutur Penasehat Pengurus Provinsi Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Sumbar tersebut.

Ade melanjutkan, perlengkapan pribadi yang harus dibawa saat melakukan kegiatan di alam bebas yakni.

baca juga: Ini 10 Tanda Dia Cuma Suka Kamu sebagai Teman

1. Ransel (Carriel, ruck suck, day suck)

2. Pakaian

- Baju : Hangat, kuat, ringan, menyerap keringat dan mudah kering. Terbuat dari bahan katun tipe rip stop atau wol misalnya kemeja flannel dan sweater serta tidak lupa membawa baju cadangan.

- Jaket (Parka) : Ringan, kuat, water proof, wind proof bahannya terbuat dari parasut. Dianjurkan ukurannya dibawah pinggang dengan warna cerah.

- Rain Coat : Ringan, kuat, water proof, warna cerah.

- Celana Lapangan : Ringan, kuat, praktis bahan katun dan mudah kering serta mempunyai kantung tambahan. Dasarnya bertipe rip stop.

3. Sleeping Bag & Sleeping Mat : Terbuat dari bahan yang ringan, hangat dan dapat dilipat kecil (Compresable) misalnya sleeping bag bulu angsa atau dacron.

4. Sepatu (Jungle Boot, Tracking Shoes) : Kuat, nyaman, bersol menggigit, sangat dianjurkan setinggi mata kaki. Kaos kaki yang menyerap keringat dari bahan wol dan cukup panjang.

5. Topi Rimba : Melindungi kepala, balaklava untuk melindungi wajah dan telinga dari angin dan dingin.

6. Sarung Tangan : Bahan wol untuk menahan dingin. Bahan kulit untuk menyibak semak belukar.

7. Perlengkapan lainnya :
- Ikat pinggang
- Senter
- Sendok, piring, cangkir (semua bahan plastik)
- Pisau
- Peluit (whistle)
- Kompas
- Veples / tabung air
- Jarum, benang, peniti, tali sepatu cadangan, perlengkapan mandi, pakaian dalam dan obat-obat pribadi.

8. Peralatan Tambahan Khusus :
- Geiters, sarung kaki anti pacet
- Carriel cover, pelindung carriel
- Kelambu, untuk dimedan rawa
- Semir, untuk melembutkan kulit sepatu
- Ikat leher, syal dab bandana
- Hammock, ranjang alam terbuka

Sementara untuk perlengkapan regu :

1. Tenda : Ringan, praktis, water roof, cukup untuk jumlah anggota (Doom).

2. Alat masak : kompor gas, KLP, parafin, dan nesting.

3. Lampu badai, lilin, dan korek api.

4. Golok tebas dan jerigen air, tissue gulung.

5. Peta topografi, altimeter, thermometer, handy talky (HT) dan kamera.

Editor: Muhammad Haikal