Bergerak Cepat, Green House Lezatta Semprot Disinfektan ke Seluruh Spot Wisata

Penyemprotan disinfektan di salah satu spot di Green House Lezatta
Penyemprotan disinfektan di salah satu spot di Green House Lezatta (KLIKPOSITIF/Haswandi)

AGAM , KLIKPOSITIF - Untuk antisipasi penyebaran COVID-19, seluruh spot di Green House Lezatta disemprot disinfektan, Kamis 19 Maret 2020. Penyemprotan ini dimulai dari tempat duduk, seluruh bangunan, lokasi bermain anak, toilet, hingga ke lantai.

Penyemprotan objek wisata yang terletak di Koto Hilalang Agam di Jalan Raya Bukittinggi-Payakumbuh itu dilakukan sekitar pukul 17.45 WIB dan menghabiskan sebanyak empat tabung disinfektan.

baca juga: Update COVID-19 di Agam Hari Ini, Dua Positif dan 13 Pasien Dinyatakan Sembuh

Menurut Owner Green House Lezatta , Eliana, aksi cepat ini dilakukan untuk memberi kenyamanan dan keamanan bagi seluruh pengunjung Lezatta.

"Setiap hari, terhitung mulai hari ini, kami akan menyemprot disinfektan ke seluruh spot Lezatta. Penyemprotan ini akan dilakukan dua kali sehari, yakni satu jam sebelum Lezatta dibuka dan sorenya saat Lezatta sudah tutup," ujar Eliana.

baca juga: Kota Padang dan Kabupaten Agam Zona Merah COVID-19, Ini yang Seharusnya Diterapkan

Tak hanya itu, Lezatta juga menyediakan wastafel, atau tempat cuci tangan di sekitar pintu masuk.

"Sebelum masuk, pengunjung diharuskan cuci tangan dulu. Kami juga harus memastikan bahwa pengunjung yang masuk ke Lezatta betul-betul dalam kondisi sehat, tidak dalam kondisi sakit," jelas Eliana.

baca juga: Jalan Bukittinggi-Medan Amblas, Berpuluh Kendaraan Antri

Sementara itu, dari kalangan pegawai sendiri juga diwajibkan memakai sarung tangan, dan dibuat aturan untuk sedikit menjaga jarak dengan pengunjung, sesuai anjuran yang disampaikan pemerintah.

"Kami dari Lezatta menerapkan standar kesehatan yang tinggi, karena kami juga ikut peduli terhadap wabah COVID-19," jelasnya.

baca juga: Hari Ini Agam Ditetapkan Jadi Zona Merah COVID-19

Tak hanya itu, dalam waktu dekat Lezatta juga akan menyebarkan brosur yang memuat edukasi untuk menjaga kesehatan agar bisa terhindar dari virus corona.

"Sekarang dalam proses di percetakan. Mungkin besok atau lusa selesai. Ada sebanyak 5.000-an brosur yang kami bagikan di tiga daerah di Sumbar. Selain di Kabupaten Agam , brosur edukasi ini juga akan kami sebar di Kota Bukittinggi dan Kota Padang. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu melawan virus corona ini," papar Eliana.

Terkait kebijakan yang masih membuka objek wisata Lezatta , Eliana menjelaskan, bahwa kebijakan itu dilakukan untuk membantu para karyawan dan pedagang di sekitarnya.

"Kalau karyawan, gaji mereka kan tergantung jam kerja. Kalau di rumahkan, bagaimana nasib mereka nanti. Selain itu, kalau Lezatta tutup, kan kasihan juga kepada pedagang dan masyarakat yang kelola parkir. Lagian, sampai saat ini kami belum ada terima edaran untuk menutup objek wisata . Tapi kalau pemerintah yang meminta dan itu demi kepentingan orang banyak, kami akan patuh," jelasnya.

Ia juga berharap wabah virus corona cepat berlalu, agar ekonomi masyarakat bisa jadi normal kembali, karena semenjak wabah corona merebak, terutama dalam dua minggu terakhir, jumlah pengunjung objek wisata , tak terkecuali di Lezatta, sangat menurun drastis.

Editor: Haswandi