Bersiap Menuju New Normal, Kafe di Padang Perketat Protokol Kesehatan Untuk Pengunjung

Salah seorang pengunjung saat dilakukan pengecekan suhu sebelum masuk V Coffee
Salah seorang pengunjung saat dilakukan pengecekan suhu sebelum masuk V Coffee (Ade Suhendra)
PADANG, KLIKPOSITIF

Pemerintah akhirnya terbitkan Surat Edaran Menteri Perdagangan Nomor 12 Tahun 2020 tentang Pemulihan Aktivitas Perdagangan yang Dilakukan Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan New Normal. Surat tersebut berisikan tentang pelaksanaan new normal di sektor perdagangan, salah satunya ketentuan di kafe atau tempat makan.

Menanggapi hal tersebut, Aldo Jefri, salah seorang pemilik kafe di Jalan Rimbo Kaluang No 3, Padang ini mengatakan pihaknya telah menerapkan protokol kesehatan sejak kafenya dibuka beberapa waktu lalu. Ia menjelaskan saat ini beberapa layanan bagi pengunjung sebelum masuk kafe telah diterapkan.

baca juga: Perangkat Desa di Parimana Baca Quran Setiap Hari Sebelum Buka Pelayanan

"Untuk protokol kesehatan bagi pengunjung sudah kami penuhi. Sebelum masuk, mereka harus mencuci tangan di pintu masuk dan melakukan cek suhu. Kemudian pengunjung yang datang ini juga wajib menggunakan masker," kata pemilik kafe V-Coffee ini.

Selain itu, lebih lanjut dikatakannya pengunjung juga disarankan untuk melakukan pemesanan dan dibawa pulang atau take away. Namun bagi pengunjung yang ingin makan dan minum di tempat maka dibatasi jumlahnya sekitar 30-40 persen dari biasanya.

baca juga: Dirut Garuda Indonesia: Ada Sinyal Kebangrutan, Maskapai Sudah Tak Kuat Lagi Dihantam Corona

"Bagi yang duduk di sini wajib pakai masker. Kami juga mengatur jarak duduk serta meja yang ada guna menghindari kerumunan pengunjung. Selain di dalam, di luar juga diberikan tempat, dan di lantai dua juga ada sehingga ada jarak antar pengunjung," ujarnya

Ia menambahkan selain melengkapi sarana prasarana yang mendukung penerapan protokol kesehatan, pihaknya juga membatasi jam operasional yaitu mulai pukul 10.00 WIB -21.00 WIB. Kemudian petugas atau karyawannya pun dilengkapi juga dengan standar protokol kesehatan seperti sarung tangan, face shield, dan pemeriksaan sebelum bekerja.

baca juga: Bioskop Kembali Dibuka, Joko Anwar Sambut Positif

Saat ditemui di V-Coffee, ia mengaku juga telah membuat pengumuman berupa poster besar yang diletakkan di pintu masuk. Poster tersebut bertuliskan V-Coffee Against COVID-19 - Briefing Keselamatan Umum dan berisikan 7 poin penting.

"Seluruh orang yang beraktivitas di area V COFFEE wajib mengikuti pemeriksaan di Pos Pemeriksaan Kesehatan dan wajib memiliki atua memakai masker selama di area V-COFFEE kecuali pada saat makan, minum, dan sejenisnya. Kemudian, setiap orang wajib memberikan jarak minimal 1 meter baik selama duduk, antri, dan sejenisnya da pastikan tangan selalu bersih, kami menyediakan Hand Sanitizer dan sabun pencuci tangan di beberapa tempat," katanya.

baca juga: Kunjungi Rumah Warga Penderita Gangguan Jiwa, Pejabat Lima Puluh Kota Janjikan Hal Ini

Ia menjelaskan bahwa karyawannya akan memberikan sprayer desinfektan untuk meja atau kursi yang ditempati pengunjung. Kemudian juga mengingatkan agar mandi saat sampai di rumah untuk menghindari penyebaran virua selama dalam diperjalanan serta membawa perlengkapan ibadah sendiri kalau ingin beribadah.

"Untuk melaksanakan Physical Distancing, kami membatasi 75 pelanggan paling banyak dalam satu periode waktu. Selama masa Pandemi ini, Ruang Aula dalam tidak dibuka untuk umum, Meeting Room dibuka hanya dengan reservasi dan kapasitas tidak melebihi yang telah ditentukan.

Selain itu, demi menjaga kenyamanan pengunjung, V Coffee memberikan tanda di lantai untuk membantu menjaga jarak 1 meter antara tempat duduk dan tisu hanya akan diberikan pada saat makanan/minuman disajikan, karena tisu bisa menjadi tempat bersarangnya virus.

"Staf kami juga akan selalu memastikan bahwa aturan keselamatan dilaksanakan dengan baik, mohon mengikuti aturan demi keselamatan kita bersama. Semoga Pandemi ini dapat segera berakhir sehingga kita semua dapat kembali menjalani aktifitas secara normal kembali," kata Aldo.

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Eko Fajri