Dibuka Kembali, Pengunjung Objek Wisata di Pessel Masih Didominasi Penduduk Lokal

PESSEL , KLIKPOSITIF - Sejak dibuka kembali 29 Mei 2020, pengunjung objek wisata di Kabupaten Pesisir Selatan ( Pessel ), Sumatera Barat masih didominasi oleh masyarakat lokal.

Kadis Pariwisata , Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Pesisir Selatan, Hadi Susilo mengakui, sejauh ini belum menghitung jumlah pengujung yang mulai berwisata di daerah itu, sebab selain masih adanya pengawasan terhadap orang masuk dari luar, Pemkab juga belum memberlakukan retribusi.

baca juga: Ini Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah di Pessel

"Jadi karena itu, kita belum bisa menghitung Karena kita belum memberlakukan retribusi. Dan yang baru datang itu baru dari lokal, walaupun ada dari luar itu harus dengan surat-surat karena masih ada pengawasan orang masuk diperbatasan," ungkapnya pada KLIKPOSITIF .

Ia menjelaskan, jauh sebelum adanya penutupan dan peniadaan retribusi, objek wisata yang menjadi sumber penghasilan pendapatan asli daerah (PAD) adalah Carocok Painan. Namun, karena adanya wabah pendemi, menjadi hilang.

baca juga: Warga Limau Purut Tapan Laporkan Kontraktor Pelaksana Proyek Balai Pemukiman Sumbar

Dan saat ini, untuk kembali membuka seperti sediakala Pemkab harus melakukan evaluasi. Apalagi, saat ini daerah yang sudah dianggap transmisi lokalnya sudah terkendali. Namun, harus tetap berjalan dengan penerapan protokol COVID.

"Jadi di Pessel , kita memang harus terbiasa dengan Protokol COVID. Karena memang, jangan karena new normal kita lalai, kemudian transmisi infor kasus dari luar jadi persoalan baru," terangnya.

baca juga: Nasib 75 Pegawai KPK Tak Lulus Ujian ASN Diserahkan ke Menpan RB, Tahjo Kumolo: Itu Urusan Internal KPK

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat mengumumkan seluruh objek wisata di daerah setempat sudah boleh kembali dibuka mulai 29 Mei 2020, setelah sebelumnya diumumkan tutup sejak diberlakukan PSBB tahap I pada 22 April 2020 lalu.

Pemberlakuan untuk membuka objek wisata ini, tidak terkecuali untuk Mandeh, Pantai Carocok Painan, Jembatan Akar, namun, juga objek wisata lokal lainnya. Dibukanya, kembali tempat fasilitas umum termasuk objek wisata merupakan sebagai salah satu untuk mematangkan new normal atau tatanan kehidupan baru dalam mencegah dampak yang lebih jauh akibat COVID.

baca juga: Diperiksa Terkait Kasus Suap, Azis Syamsuddin Tak Hadiri Panggilan KPK

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Eko Fajri