Teruci Chaprendang Bantu Korban Tanah Longsor Sumpur

Teks foto : Sekretaris Teruci Chaprendang Sumbar Zulfitri Catra menyerahkan langsung bantuan kepada korban tanah longsor.
Teks foto : Sekretaris Teruci Chaprendang Sumbar Zulfitri Catra menyerahkan langsung bantuan kepada korban tanah longsor. (Ist)
PADANG, KLIKPOSITIF

- Komunitas Terios Rush Club Indonesia Chapter Regional Rumah Gadang Sumatera Barat ( Teruci Chaprendang Sumbar), memberikan bantuan sosial untuk korban tanah longsor di Jorong Guguak Kubu Gadang, Nagari Sumpur, Kabupaten Tanah Datar , Minggu (14/6).

Bantuan berupa sembako dan uang tunai itu, diantar langsung oleh rombongan Teruci yang terdiri dari 25 kendaraan perwakilan yang tidak saja dari kota Padang, tetapi juga dari perwakilan beberapa daerah di Sumbar, termasuk Kumendan Teruci Chaprendang Sumbar Dedy Satria.

baca juga: Ini Hasil Swab 111 Orang Warga Pasbar yang Kontak dengan Pasien Positif COVID-19, 220 Lagi Masih Ditunggu

Dedy Satria dalam sambutan saat oenyetahan bantuan mengatakan, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan juga bagian dari program bakti sosial Teruci Chaprendang Sumbar. Menurutnya, di tengah pandemi Covid-19 ini, tentunya musibah bencana tanah longsor ini bagi korban ibarat sudah jatuh tertimpa tangga.

"Kami dari keluarga besar Teruci Chaprendang Sumbar merasa prihatin atas musibah yang terjadi di Sumpur, apalagi saat ini kita juga dilanda wabah Covid-19, dan tentunya ini berat bagi para korban bencana, longsor," katanya didampingi Wakil Kumendan, Jasnil Khaidir dan Sekretaris Chaprendang Zulfitri Catra.

baca juga: 9 Warga Tanah Datar Terkonfirmasi Positif COVID-19, 8 Diantaranya Tenaga Kesehatan

Mudah-mudahan, tambah Dedy, bantuan dari Teruci Chaprendang Sumbar dapat meringankan beban para korban dan semoga, pascabencana ini para korban kembali bangkit dan mulai menata kehidupannya. "Semoga bantuan yang kami berikan dapat meringankan beban saudara-saudara kami yang terdampak," imbuhnya.

Seperti yang disampaian Dedy Satria, kegiatan bakti sosial ini merupakan program tetap komunitas yang dipimpinnya. Sebelumnya Teruci Chaprendang Sumbar juga telah membantu korban bencana yang terjadi di daerah Maninjau, Solok Selatan, Payakumbuh dan beberapa daerah lainnya.

baca juga: Dua ASN Positif COVID-19 Pernah Hadir Resepsi Pernikahan dan Pelantikan Bamus, 220 Warga Pasbar di Tes Swab

" Teruci Chaprendang Sumbar berupaya untuk memberikan bantuan kalau terjadi musibah terutama didaerah Sumbar," ujar Wakil Kumendan Teruci Chaprendang Sumbar Jasnil Khaidir menambahkan.

Sementara itu Wali Nagari Sumpur Ade Hendriko, mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas bantuan yang diberikan keluarga besar Teruci Chaprendang Sumbar. Teruci Chaprendang, katanya, sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Sumpur, karena telah beberapa kali mengadakan kegiatan dan memberikan bantuan di desa Sumpur.

baca juga: Dua Hari di Tanah Datar, Komunitas VES Chapter Sumbar Gelar Berbagai Kegiatan Sosial

"Bantuan ini terasa sekali manfaatnya apalagi saat ini tengah masa pandemi covid-19," ujar Ade Hendriko.

Hal senada juga disampaikan Wali Jorong Kubu Gadang, Usman. SAg. Lebih jauh dikatakan Wali Jorong, kejadian tanah longsor di Nagari Kubu Gadang itu terjadi akibat hujan lebat yang mengguyur daerah tepian danau Singkarak itu pada hari Selasa, 3 Juni 2020 yang lalu sekitar pukul 21.00 WIB.

"Tanah longsor memporak-porandakan lima rumah warga dan satu rumah ibadah Mushalla Al Kautsar, dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp200juta," tutur Usman, SAg. Selain itu tambahnya, longsor juga sempat menutup akses jalan keluar dan masuk nagari/desa tersebut.

Sekretaris Teruci Chaprendang Sumbar, Zulfitri Catra yang didampingi beberapa anggota Teruci yang terdiri dari Cienat, Nando Ramanzade dan Mondra, mengatakan bantuan yang diberikan untuk lima keluarga ini berupa bahan makanan yang terdiri dari mie instan, minyak goreng dan gula.

Selain itu juga diberikan bantuan berupa uang tunai masing-masingnya Rp1,1 juta. "Kita juga memberikan bantuan dalam bentuk uang tunai, agar bisa dimanfaatkan sesuai kebutuhan yang paling mendesak," ujar Zulfitri.(*/rel)

Editor: Riki Suardi