Menengok Keindahan Queen Park, Wisata Alam di Tanjuang Bungo Suliki yang Lagi Viral

Quuen Park Boncah Godang
Quuen Park Boncah Godang (KLIKPOSITIF/Haswandi)

LIMA PULUH KOTA , KLIKPOSITIF - Sekitar satu bulan belakangan ini, objek wisata Tanjuang Bungo Lima Puluh Kota menjadi viral di media sosial, terutama di Instagram, karena objek wisata ini menyuguhkan view alam yang indah dengan didukung sejumlah spot yang instagramable.

Tak sedikit warga yang penasaran dengan tempat ini, karena menganggap tempat tersebut adalah objek wisata baru yang wajib masuk dalam daftar objek wisata yang harus dikunjungi.

baca juga: Dekan Fakultas Pariwisata UMSB Ajak Warga Vote Kampung Wisata Sarugo Untuk Menangkan API 2020

Sebenarnya, objek wisata ini bernama Queen Park , lengkapnya Queen Park Boncah Godang. Hanya saja, selama ini orang lebih mengenal dengan nama Objek Wisata Tanjuang Bungo, karena objek wisata tersebut berada di Nagari Tanjuang Bungo Kecamatan Suliki Kabupaten Lima Puluh Kota , Sumbar.

Objek wisata ini terletak di atas perbukitan yang cukup tinggi. Ketika masuk ke lokasi parkir, sebagian spot Queen Park di pinggang perbukitan akan terlihat jelas, karena sebagian besar spot wisata ini berada pada ketinggian.

baca juga: Terganggu Pandemi COVID-19, Sejumlah Program Kejari Payakumbuh Harus Disesuaikan

Masuk objek wisata ini akan merasakan sensasi yang berbeda, karena ada terowongan buatan yang seolah-olah pengunjung masuk goa ketika akan masuk.

Selanjutnya, pengunjung bisa terus melakukan pendakian untuk mencapai spot yang sebagian besarnya adalah perpaduan batu alami dengan batu buatan ditambah aneka bunga dan tanaman, serta gazebo atau semacam pondok kecil untuk duduk melepas lelah atau melihat view alam dari ketinggian.

baca juga: Termasuk Mantan Kepala Inspektorat Lima Puluh Kota, 3 Tersangka Dugaan Korupsi Transmigrasi Ditahan

Dari tempat ketinggian ini, pengunjung bisa melihat view perkampungan setempat yang dihiasi dengan hijaunya areal persawahan. Keindahan ini semakin komplit, karena mata anda akan dimanjakan dengan pemandangan perbukitan yang tampak seperti bertingkat-tingkat.

Jika beruntung, pada pagi atau sore pada musim tertentu, pengunjung bisa melihat gumpalan awan rendah, seolah-olah pengunjung sedang berada di hamparan awan, atau berada negeri atas awan. Pemandangan ini tentunya sangat eksotis bagi sejumlah kalangan fotografer.

baca juga: Jasa Pengiriman Paket di Payakumbuh Didominasi Rendang

Zeli Susandra atau yang akrab disapa Iceng (48) selaku owner sekaligus pengelola objek wisata ini mengungkapkan, tempat yang viral saat ini telah ada semenjak 4 tahun lalu. Hanya saja objek wisata ini baru viral usai Idul Fitri 2020, setelah ada yang mengunggah foto Queen Park di Instagram.

"Dulu sebenarnya hanya ada penginapan berupa homestay dan villa. Namun seiring waktu, tempat ini terus dibenah hingga terbentuklah objek wisata seperti saat sekarang ini. Masih ada beberapa spot lagi yang akan kami kembangkan," ujar Iceng, Rabu 1 Juli 2020.

Saat ini, di lokasi Queen Park Boncah Godang ini terdapat satu bangunan villa dengan 4 kamar, serta satu bangunan home stay untuk satu keluarga.

Dari segi fasilitas, sama seperti objek wisata lainnya yang menyediakan toilet yang bisa digunakan pengunjung secara gratis.

Untuk musala saat ini masih dalam proses pembangunan, begitu juga dengan kolam renang mini khusus anak yang masih tahap pembangunan dan masuk proses finishing. Untuk lokasi parkir cukup menampung sekitar 30 mobil, tanpa dipungut biaya parkir. Bagi yang haus atau lapar, tersedia juga kafe yang menjual makananan dan minuman di sekitar lokasi objek wisata .

Bagi yang mau ke sini, tiket masuk hanya dipatok Rp5 ribu perorang. Namun untuk mencapai lokasi, pengunjung harus menempuh sejumlah jalan pendakian yang cukup curam.

Jika dari Payakumbuh, jalan yang ditempuh adalah jalan yang menuju arah Mudiak, atau ke arah Suliki. Jarak dari Payakumbuh-Suliki ini bisa ditempuh sekitar 30 hingga 45 menit menggunakan kendaraan.

Sesampainya di Simpang Tugu Suliki, belok lah ke kanan. Dari tugu ke lokasi objek wisata berjarak sekitar 7 hingga 8 kilometer yang bisa ditempuh dalam waktu 30 hingga 45 menit.

Jika ingin ke tempat ini, pastikan performa kendaraan dalam kondisi prima, atau tidak mengalami masalah pada bagian rem dan tenaga mesin, karena harus melintasi jalan pendakian yang cukup curam dengan kondisi aspal yang tidak begitu mulus di sejumlah titik tertentu.

Editor: Haswandi