Minang Soto, Sajikan Soto Resep Keluarga Penggugah Selera

Soto hasil karya Darma Yanti yang sudah ada sejak puluhan tahun lalu
Soto hasil karya Darma Yanti yang sudah ada sejak puluhan tahun lalu (Halbert Caniago)

PADANG , KLIKPOSITIF --Darma Yanti (45) mengaduk air yang berada di dalam sebuah panci yang masih dipanaskan di atas kompor gas di warung miliknya.

Minang Soto , begitu yang ditulis di sebuah spanduk yang ia pajang di depan warung yang terletak di Jalan Tan Malaka nomor 2, Kelurahan Sawahan, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang -Sumatera Barat.

baca juga: Kasus Positif COVID-19 di Pariaman Bertambah Lagi

16 tahun sudah ia merintis warung soto itu. Terhitung sejak tahun 2004 lalu, ia sudah mulai menjual masakan khas nusantara itu.

"Saya sudah berjualan di sini sejak tahun 2004 dan tetap menjual soto yang kami buat sendiri," katanya kepada KLIKPOSITIF .com.

baca juga: Tak Punya Anggaran, Pemko Padang Tunggu Pinjaman untuk Perbaiki Traffic Light

Masakan yang ia buat itu bukan hanya sekedar soto seperti pada umumnya. Ia menggunakan resep turun-temurun dari keluarganya yang selama ini tetap digunakan.

"Saya menggunakan resep keluarga yang sudah diwarisi dari nenek saya puluhan tahun lalu," katanya.

baca juga: Trafick Light Mati, Dishub Padang: Kabelnya Dicuri Lagi

Cara pembuatan makanan itu masih sama dengan pembuatan soto pada umumnya. Daging sapi direbus dan diberi bumbu hingga empuk. Air hasil rebusan dengan bumbu itu dijadikan kuah untuk makanan.

"Cara pembuatan tidak berbeda. Hanya saja ada beberapa bumbu yang saya tambahkan dan tidak mungkin saya sebutkan karena ini resep rahasia kami," lanjutnya.

baca juga: Ini Hasil Swab 111 Orang Warga Pasbar yang Kontak dengan Pasien Positif COVID-19, 220 Lagi Masih Ditunggu

Setelah direbus, daging yang sudah matang dipisahkan dari kuah dan akan disajikan bersama sepiring nasi. Di dalam mangkok soto tersebut bermacam-macam sayuran juga dimasukkan.

Seperti kentang, wortel dan beberapa dedaunan seperti seladri dan bawang pre. Biehoon yang dimasukkan ke dalam semangkok soto menambah kenikmatannya.

Bumbunya yang terasa khas menambah kenikmatan masakan dari resep rahasia Minang Soto . Daging yang alot juga menambah gizi dari makanan yang terkenal berbeda di setiap daerah .

Penikmat soto juga bisa menambah masakan tersebut dengan cabai yang disiapkan jika ingin lebih pedas dan kecap bagi yang tidak terlalu menyukai makanan pedas.

"Penambahan sayuran itu sebenarnya mempercantik masakan dan juga menambah gizi dari makanan itu sendiri," lanjutnya.

Hingga saat ini, soto yang ia jual masih banyak dinikmati oleh pelanggannya. Setiap hari ia bisa menghabiskan masakan yang ia buat yang dinikmati oleh berbagai kalangan.

Salah seorang pelanggannya, Tua Saman mengatakan bahwa ia sering makan soto di warung Minang Soto karena rasanya yang khas.

"Rasanya tidak sama dengan soto lainnya. Ada perbedaan yang saya nikmati setiap makan soto di sini," katanya.

Soto yang dijual oleh Yanti dibandrol dengan harga Rp12 ribu per porsi dan sudah termasuk nasi. "Harganya juga bersahabat dan tidak terlalu mahal," lanjutnya.

Ia mengatakan, kurang lebih tiga kali dalam sepekan dirinya pasti menyrmpatkan diri untuk mampir dan makan soto di Minang Soto .

Penulis: Halbert Caniago | Editor: Eko Fajri