Kampung Sarugo Lima Puluh Kota Masuk Nominasi API 2020, Ini Komentar Pelaku Wisata

Kampung Sarugo
Kampung Sarugo (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

LIMA PULUH KOTA , KLIKPOSITIF - Nagari Koto Tinggi Kecamatan Gunuang Omeh Kabupaten Lima Puluh Kota , Sumbar, boleh berbangga, karena Kampung Saribu Gonjong (Sarugo) yang terletak di nagari ini masuk dalam nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API) 2020 kategori Kampung Adat.

Kampung Sarugo ini masih melestarikan adat dan budaya tradisional dan kalau mengunjungi kampung ini akan tampak banyak rumah gadang yang masih original dan masih dihuni oleh pemiliknya.

baca juga: Dekan Fakultas Pariwisata UMSB Ajak Warga Vote Kampung Wisata Sarugo Untuk Menangkan API 2020

Pelaku Wisata Sumbar, M. Subari mengapresiasi perkembangan Kampung Sarugo yang tergolong cukup cepat, karena baru setahun kampung ini dibina oleh Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB), langsung masuk ajang bergengsi API 2020.

"Jika kampung ini menang di API 2020, maka pelaku wisata akan banyak datang kemari membawa para wisatawan," ujar M.Subari, Jumat 3 Juli 2020.

baca juga: Terganggu Pandemi COVID-19, Sejumlah Program Kejari Payakumbuh Harus Disesuaikan

M. Subari mengapresiasi UMSB yang ikut membantu Kampung Sarugo , termasuk menempatkan mahasiswa yang KKN (Kuliah Kerja Nyata) di Nagari Koto Tinggi .

"Mahasiswa tidak saja mendalami studinya di bangku kuliah, tapi juga turun ke lapangan mengaplikasikan ilmu yang didapatkan di kampus," lanjut M. Subari.

baca juga: Termasuk Mantan Kepala Inspektorat Lima Puluh Kota, 3 Tersangka Dugaan Korupsi Transmigrasi Ditahan

Ia menilai tumbuhnya destinasi Kampung Sarugo bisa menjadi modal untuk memuaskan para wisatawan menikmati objek wisata di Kabupaten Lima Puluh Kota .

"Awalnya saya agak pesimis, karena jarak lokasinya sangat jauh. Tapi semangat masyarakat yang luar biasa, ditambah dukungan Pemkab Lima Puluh Kota dan UMSB membuat kampung ini bisa maju dan masuk nominasi API 2020," tambah M Subari yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Homestay Bukittinggi.

baca juga: Jasa Pengiriman Paket di Payakumbuh Didominasi Rendang

Sementara itu, Wali Nagari Koto Tinggi Arman mengutarakan, kemajuan Kampung Sarugo tidak bisa diandalkan dari warganya saja, tapi juga harus didukung penuh oleh pemerintah dan pihak terkait lainnya.

"Seperti diketahui, akses jalan di Nagari Koto Tinggi belum memadai. Begitu juga dengan jaringan telepon dan internet yang susah. Jika ada provider yang ingin membangun tower untuk jaringan telepon dan internet, Insya Allah warga Nagari Koto Tinggi tidak akan keberatan untuk menyiapkan tanahnya," ungkap Arman.

Editor: Haswandi