Untuk Pecinta Gowes, Yuk Telusuri Trek Gunung Talamau di Pasbar

View indah di trek Gunung Talamau
View indah di trek Gunung Talamau (Istimewa)

PASBAR , KLIKPOSITIF - Berbicara tentang jalur sepeda untuk pecinta gowes, Kabupaten Pasaman Barat , Sumatera Barat banyak memiliki jalur yang menarik.

Dengan memiliki kontur alam perbukitan, pegunungan dan tepi pantai, serta didukung dengan pemandangan alam yang sangat mempesona membuat jalur ini perlu dicoba oleh para goweser atau pesepeda.

baca juga: Polisi Tangkap Tangan Pelaku Togel Online di Pasaman Barat

Salah satu trek favorit para goweser di Pasaman Barat adalah trek Gunung Talamau. Sesuai namanya, trek ini berada di Kecamatan Talamau yang terkenal karena area perbukitannya.

Para pesepeda biasanya memulai start dari depan kantor DPRD Pasaman Barat menuju bendungan Batang Tongar untuk pemanasan. Para goweser yang belum pernah menempuh jalur ini, tidak ada salahnya untuk memulai perjalanan mulai depan kantor DPRD Pasbar .

baca juga: Mahasiswa Segel Kantor DPRD Pasaman Barat

Untuk menuju bendungan Batang Tongar dari depan Kantor DPRD, rute yang diambil biasanya melalui jalur lintas Talu, kemudian mengarah ke Batang Tongar sejauh 5 kilometer.

Setelah sampai di Bendungan Batang Tongar dari sinilah dimulai titik start pesepeda masuk ke trek Gunung Talamau. Trek ini memiliki jalur perbukitan, tanjakan dan bebatuan. Cukup memicu adrenalin untuk menempuh jalur ini.

baca juga: Hingga Malam Para Pendemo Masih Bertahan di Gerbang Kantor DPRD Pasbar

Tips untuk melalui kawasan ini, goweser diusahakan untuk tetap mempertahankan gigi sepeda di tingkat yang paling ringan. Saat bersepeda di jalur ini, goweser akan melalui jalur menanjak dan menurun kurang lebih sekitar 15 kilometer.

Tidak hanya bebatuan saja, tapi goweser juga akan melintas jalur tanah kuning. Di sepanjang jalan, goweser akan disuguhkan dengan pemandangan indah kebun dan sawah warga setempat, yang membuat mata menjadi segar.

baca juga: Ratusan Mahasiswa Desak Masuk ke Gedung DPRD Pasaman Barat

Lahan persawahan yang dipenuhi tanaman serta suara gemercik air mengalir dari sungai-sungai kecil, membuat rasa capek yang dirasa hilang dan disarankan untuk istirahat per 30 menit.

Di kilometer 6, goweser akan melihat air mancur yang langsung keluar dari tanah. Air mancur ini sengaja dijaga oleh warga untuk dikonsumsi menjadi air minum.

Setelah itu goweser bisa menempuh trek pendakian tertinggi di kilometer 7 tepatnya di area bernama Paninjauan. Dari beberapa trek yang tersaji, rasa lelah akan terbayar dengan pemandangan indah hamparan dari ketinggian.

Di area Paninjauan ini akan disuguhi view Gunung Talamau. Dari sana juga terlihat Pantai, Kecamatan Kinali dan Kota Simpang Empat, serta hamparan perkebunan sawit dan udara yang selalu sejuk juga menjadi nilai tambah tempat ini.

Setelah menikmati pemandangan ketinggian, goweser bisa mandi-mandi di kilometer 10 di bawah jembatan gantung. Di bawah jembatan gantung ini, dialiri oleh air Sungai Batang Tongar yang sejuk dan bersih.

Kemudian, setelah melakukan mandi-mandi di bawah jembatan gantung, para goweser akan melintas dan bisa berwisata ke kampung tua Tinggam Kajai, yang dusuguhi pemandangan rumah-rumah adat yang masih original.

Setelah puas, goweser bisa pulang melintasi kawasan Tinggam Kajai yang keluarnya di dekat Pasar Nagari Kajai.

Waktu yang tepat untuk mencoba track gowes ini adalah pagi hari di akhir pekan. Agar cuaca tidak terlalu panas, goweser bisa mengambil start sekitar pukul 07.30 WIB, saat suhu udara masih dingin.

Menurut Eko Darmawan salah seorang anggota Comunity Pagoesbar, mereka menamakan trek Talamau itu dengan nama Trek Gunung Talamau Adventure.

Ia mengatakan, trek Gunung Tamalau Adventure pernah direncanakan menjadi trek dalam event sepeda se Sumatera Barat.

"Karena ada wabah virus Corona, event itu tertunda hingga saat ini, dan ini trek yang kita rekomendasikan untuk sepeda gunung," katanya.

Penulis: Irfansyah Pasaribu | Editor: Haswandi