Begini Sejarah Kuliner Legendaris Pical Sikai Bukittinggi

Jajanan Legendaris Pical Sikai
Jajanan Legendaris Pical Sikai (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

BUKITTINGGI , KLIKPOSITIF - Bukittinggi punya banyak kuliner yang mesti dicicipi wisatawan. Salah satu yang paling legend dan terkenal, adalah Pical Sikai.

Lokasinya dekat dengan objek wisata Taman Panorama Lubang Jepang, persisnya di samping Masjid Al-Ikhwan Panorama sehingga mudah dijumpai.

baca juga: Polsek Bukittinggi Ringkus Dua Pelaku Pungli di Terminal Aur Kuning, Ini Modusnya

Pical Sikai amat masyhur karena rasanya yang khas dengan perpaduan sayur nan beragam. Dalam seporsi hidangan, terdiri lontong, kuah kacang, jantung pisang, kol hijau, rebung, daun ubi dan terakhir kerupuk sanjai.

KLIKPOSITIF mengunjungi tempat ini guna mencari tahu sejarah jajanan legendaris yang sudah ada sejak 1948 silam itu.

baca juga: Bukittinggi Tambah 1 Pasien Positif COVID-19, Total 21 Kasus

"Berawal dari 5 saudara yang kehilangan orangtuanya. Untuk bertahan hidup mereka memutuskan berjualan pical. Kala itu, tempat dagangannya belum permanen, masih berdinding bambu," kata salah satu pewaris dari usaha ini Hj.Nelmawati, Rabu 15 Juli 2020.

Salah satu dari 5 bersaudara itu, adalah Khairiah. Ia menempuh studi di salah satu sekolah rakyat pada masa itu. Semasa sekolah, teman-teman Khai bertanya "dimana kita sarapan hari ini?", teman yang lain menimpali "sarapan di tempat si khai saja,".

baca juga: Satreskrim Polres Bukittinggi Ringkus Pelaku Parkir Liar di Pasar Aur Kuning

"Akhirnya, dinamakanlah tempat ini dengan Pical Sikai dari penyebutan teman-teman Khairiah tadi dan terus bertahan hingga sekarang,"katanya.

Saat ini, Pical Sikai sudah berusia 72 tahun. Dari kelima bersaudara tadi, hanya 2 orang yang masih hidup dan usaha ini kemudian diteruskan oleh anak-anak mereka.

baca juga: Sandiaga Uno dan Fadli Zon Jadi Keynote Speaker Seminar Virtual Tentang Rendang

Pical Sikai adalah salah satu kuliner Bukittinggi yang paling terkenal dimata wisatawan, termasuk wisatawan asing. Di sini, tak hanya pical, juga dijual jajanan lain yang tak kalah melegenda yakni Lamang Tapai.

Harganya tergolong terjangkau di kantong, yakni 14 ribu perporsi. Bagi wisatawan yang belum sempat mencoba, tentu akan rugi karena rasa Pical Sikai sangat layak direkomendasikan.

Penulis: Hatta Rizal | Editor: Rezka Delpiera