Viral Keramaian di Objek Wisata Mega Mendung, Dinas Parpora Tanah Datar Tinjau Penerapan Protokol COVID-19

Disparpora bersama pihak terkait meninjau penerapan protokol COVID-19 di Objek Wisata Mega Mendung
Disparpora bersama pihak terkait meninjau penerapan protokol COVID-19 di Objek Wisata Mega Mendung (ist)

TANAH DATAR , KLIKPOSITIF - Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Tanah Datar meninjau penerapan protokol pencegahan COVID-19 di Objek Wisata Pemandian Mega Mendung, Nagari Singgalang, Kecamatan X Koto.

Peninjauan ke lokasi wisata air yang ramai dikunjungi masyarakat itu dipimpin Kepala Dinas Parpora Tanah Datar Abdul Hakim bersama Kepala Dinas Perhubungan Alfian Fikri, Kepala Dinas Kominfo Abrar, Kepala Satpol PP dan Damkar Yusnen, Kabag Humas Yusrizal, BKSD Resort Tanah Datar Ansarul, dan juga dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumbar Novrial.

baca juga: KPU Padang Catat Sudah 469 KPPS Reaktif Covid-19, Bagaimana Persiapan Pencoblosan?

Pada kunjungan tersebut, Kadisparpora Tanah Datar Abdul Hakim menyampaikan bahwa kunjungan diinisiasi setelah viralnya berita keramaian pengunjung pemandian di Mega Mendung yang terkesan tidak menerapkan SOP New Normal Pariwisata.

"Melihat keramaian pengunjung di pemandian Mega Mendung yang terkesan tidak menerapkan protokol kesehatan maka kita bersama Pemprov Sumbar melakukan peninjauan ke lokasi,"ucap Kepala Disparpora Tanah Datar Abdul Hakim, Rabu 22 Juli 2020.

baca juga: Hasil Rapid Tes di Puskesmas Andalas, Seratusan KPPS Reaktif Covid-19

Ia menyampaikan pihaknya menyadari dengan adanya pandemi CIVID-19 berpengaruh terhadap perekonomian masyarakat. Setelah diberlakukan New Normal lokasi pemandian Mega Mendung dibuka kembali oleh pengelola yang banyak menarik perhatian para pengunjung.

Ia mengimbau pengelola wisata dapat menerapkan protokol kesehatan, terutama pengaturan manajemen pengunjung (phisycal distancing) dengan menambah petugas yang mengawasi pergerakan pengunjung dan menambah spanduk tentang SOP New Normal pariwisata dan kapasitas kolam agar dapat diperhatikan oleh para pengunjung.

baca juga: Bawaslu Turunkan 12 Pengawas Awasi Pelipatan Surat Suara di Padang

Sementara itu, Kepala Dispar Sumbar Novrial menyampaikan kepada pengelola sebelum pengunjung memasuki lokasi di cek suhu tubuh, wajib pakai masker dan menjaga jarak dengan memperhatikan luas lokasi, memperhatikan kebersihan air kolam dengan diberi chlorine yang akan menekan penyebaran virus dalam air.

"Kepada pengunjung untuk selalu mengikuti SOP dari pengelola selama melakukan aktivitas di lokasi objek wisata ," tutur Novrial.

baca juga: Serka Silvi, Kowal Asal Payakumbuh Ini Jadi Pasukan Perdamaian PBB

Wali Nagari Singgalang Rahmat Nofri menyampaikan kondisi pemandian Mega Mendung berada di dalam kawasan BKSDA dengan luas kurang lebih 12,5 hektare, dalam pengelolaan tidak dilakukan pungutan retribusi, hanya uang parkir.

Rahmat Nofri menambahkan di kawasan Mega Mendung terdapat 7 tempat wisata pemandian dan 2 rumah makan dengan jumlah pekerja 200 orang. "Dikawasan mega mendung terdapat 9 tempat yaitu 7 tempat wisata pemandian dan 2 rumah makan, dalam melakukan pelayanan telah menerapkan pelayanan sesuai protokol COVID-19 setelah penerapan New Normal," kata Nofri. (*)

Penulis: Irfan Taufik | Editor: Eko Fajri