Ngalau Agam Tabik, Salah Satu Potensi Wisata Alam di Kecamatan Baso

Bagian Dalam Ngalau Agam Tabik
Bagian Dalam Ngalau Agam Tabik (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

AGAM, KLIKPOSITIF --Kabupaten Agam punya banyak sekali potensi wisata yang belum dikembangkan dengan serius. Salah satunya adalah Ngalau Alam Tabik.

Objek ini merupakan gua alam yang berlokasi di Jorong Koto Tuo, Nagari Simarasok, Baso-Agam. Letaknya cukup terpencil, sekitar 1 kilometer dari pemukiman terdekat.

baca juga: Ada Destinasi Baru di Bukik Batabuah, Panorama Tabek Gadang yang Indah

Gua ini mempunyai aliran sungai bawah tanah yang menjadi hulu dari Batang Agam. Untuk menyusuri keindahan gua hingga jauh ke dalam, satu-satunya cara hanya dengan menggunakan sampan.

Jauh di dalam gua , ada aktivitas tambang pasir tradisional. Para penambang menggunakan sampan untuk mengangkut pasir tersebut. Pintu gua , berada di seberang sungai. Untuk mencapainya, satu-satunya cara juga dengan sampan. Di dekat pintu masuk, ada sebuah bangunan bekas pos jaga para pencari walet.

baca juga: Lagi Viral, Kafe Pinggir Sawah di Kamang Mudiak Agam

Objek ini, tengah digarap warga lokal untuk dijadikan tujuan wisata karena punya potensi menakjubkan. Bagian dalam gua , atau yang dekat pintu masuk, cukup luas dan bisa dijelajahi dengan jalan kaki sejauh 50 meter.

Pemandangannya sangat luar biasa, sebab stalagmit dan stalagtifnya tampak begitu apik. Langit-langit gua punya ketinggian sekitar 20 meter. Sementara lebarnya, kira-kira 15 meter. Suasana gua masih alami dengan nuansa dingin, agak pengap dan banyak kelelawar.

baca juga: Seorang Pria Terjatuh ke Jurang Sedalam 50 Meter di Agam

"Panjang gua sekitar 3,5 kilometer. Kita bisa menjelajah jauh ke dalam dengan menyusuri sungai menggunakan sampan. Makin ke dalam, batu-batunya makin indah," sebut salah satu sesepuh lokal Anwar, Minggu 11 Oktober 2020.

Anwar mengatakan, gua ini punya banyak lorong dan sejauh ini cukup menarik minat wisatawan kendati lokasinya terpencil.

baca juga: Positifers, Ini Rekomendasi Produk Ekowisata yang Bakal Diminati Usai Pandemi

"Para pemuda kita saat ini mulai membenahi gua untuk mengembangkannya menjadi objek wisata," ucap Anwar.

Pantauan KLIKPOSITIF , gua ini sangat potensial karena punya sungai bawah tanah yang bisa dijelajahi. Hanya saja, untuk masuk ke dalam, tak bisa sembarangan, tergantung tinggi permukaan air. Di samping itu, kita juga harus membawa penerangan yang cukup.

Untuk menuju lokasi, disarankan menggunakan kendaraan roda dua. Dari Bukittinggi bisa ditempuh dengan jarak 30-45 menit. Saat sampai di Nagari Simarasok, silahkan bertanya dan minta izin ke warga lokal karena lokasinya cukup jauh dari pemukiman

Editor: Hatta Rizal