Ada Destinasi Baru di Bukik Batabuah, Panorama Tabek Gadang yang Indah

Panorama Tabek Gadang
Panorama Tabek Gadang (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

AGAM , KLIKPOSITIF --Salah satu destinasi wisata di Nagari Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang, Agam -Sumbar tampaknya tak lama lagi akan viral.

Sebabnya, destinasi yang bernama Panorama Tabek Gadang ini, punya pemandangan mengagumkan karena letaknya di ketinggian.

baca juga: Puting Beliung Rusak 8 Rumah di Agam

Objek ini persisnya berada di Tabek Gadang, Jorong Batang Silasiah. Jaraknya sekitar 3 kilometer dari Kantor Wali Nagari Bukik Batabuah atau setelah Jorong Gobah.

Panorama Tabek Gadang, berada di lereng Gunung Marapi pada ketinggian sekitar 1400 meter diatas permukaan laut sehingga udara di sini sangat sejuk.

baca juga: Update COVID-19 di Agam, Pasien Sembuh Sebanyak 624

Di sini, kita bisa memantau jelas ke arah Bukittinggi yang tampak sangat padat dengan bangunan. Saat pandangan dialihkan sedikit ke kanan, maka akan terlihat hamparan persawahan di sela-sela perkampungan yang berada di Kecamatan Ampek Angkek dan Kamang.

Lanskap pemandangan cukup jauh, sebab deretan Bukit Barisan hingga ke Gunung Pasaman pun bisa diterawang dengan jelas.

baca juga: Hari Pertama Operasi Yustisi di Agam, 49 Orang Terjaring

Dari arah sebaliknya, Puncak Marapi juga tampak begitu dekat dari sudut yang tak biasa. Panorama Tabek Gadang, berada dekat dengan areal pemukiman penduduk yang penuh dengan perkebunan tebu , dan ini adalah salah satu daya tarik tambahan.

"Kita memang akan mengembangkan Panorama ini. Keistimewaannya memang dari keindahan. Rencananya, ini akan menjadi wisata keluarga," sebut Wali Nagari Bukik Batabuah Firdaus, Kamis 15 Oktober 2020.

baca juga: Erosi Batang Agam, Bikin Petani di Baso Kehilangan Sawahnya

Di dekat Panorama, ada sebuah kolam dengan ukuran cukup lumayan. Dalam perencanaan pengembangan, kolam ini juga akan dikelola sehingga pas untuk lokasi wisata keluarga.

Berkunjung ke sini, merupakan pengalaman yang menyenangkan. Sepanjang perjalanan kita akan disuguhi pemandangan hamparan perkebunan tebu yang luas.

Hanya saja, untuk menuju lokasi diharuskan menggunakan kendaraan roda dua dengan kondisi prima sebab tanjakannya lumayan tinggi. Di samping itu, pengunjung diharuskan untuk mengedepankan kearifan lokal.

Editor: Hatta Rizal