Di Kota Padang, Ada 'Lapau' Berbagi Makanan dan Minuman Gratis

Lapau Ongga berada di Jalan Pasar Mudiak No. 47 atau di kawasan Kota Tua Padang
Lapau Ongga berada di Jalan Pasar Mudiak No. 47 atau di kawasan Kota Tua Padang (Istimewa)

KLIKPOSITIF - Kota Padang kini memiliki tempat hangout mengusung konsep berbagi dengan sebuah program bernama "Kopi Dindiang". Setiap pembeli akan membayar menu yang mereka pesan, misalnya kopi dengan harga dua kali lipat, di mana separuh uang yang dibayar akan disisihkan untuk mereka yang belum mampu membayar makanan atau minuman di lapau (warung) itu.

Nanti, mereka akan menempel semacam kertas di dinding berisi menu apa yang telah mereka bayarkan. Pengunjung yang belum mampu akan menggunakan kertas itu untuk menikmati menu serupa di "Kopi Dindiang" secara gratis.

baca juga: Apakah Makanan Korea yang Dijual Telah Teruji Kehalalannya? Ini Titik Kritis yang Harus Diperhatikan

Adalah Miko Kamal, yang menginisiasi ide program untuk memupuk rasa solidaritas ini. Ia dan kawan-kawan mendirikannya pada 27 Februari lalu di Lapau Ongga yang berada di Jalan Pasar Mudiak No. 47 atau di kawasan Kota Tua Padang. Lapau Ongga adalah warung kecil tradisional yang sudah berdiri semenjak tahun 1952. Cafe berukuran 5×8 m2 itu memiliki 7 meja dan 28 kursi.

Lapau Ongga menyediakan bermacam minuman, seperti Teh Telur, Teh Manis, Teh Panas, Teh Es, Teh Susu, Kopi Hitam Panas, Kopi Susu Panas dan Kopi Es.

baca juga: Grand Opening Hari Ini, Esteh Indonesia Padang Hadirkan Promo Menarik

Menurut Miko Kamal yang merupakan penikmat dan penyuka Kopi Susu, Kopi Susu racikan Ongga adalah salah satu Kopi Susu terbaik yang pernah dicicipinya.

"Rasanya menyipak benar, taste Kopi Susu Ongga melewati taste Kopi Susu seperti white coffee atau cappuccino yang diolah dan dijual dengan cara modern di kedai-kedai kopi franchaise yang berharga mahal," katanya.

baca juga: Menparekraf Berharap ADWI Mampu Dongkrak Daya Tarik Desa Wisata Nagari Sumpu

Tujuan program "Kopi Dindiang" ini adalah untuk memberikan kesempatan kepada orang-orang yang sedang tidak punya uang atau orang-orang yang kurang beruntung untuk bisa merasakan nikmatnya sarapan pagi," katanya.

Program ‘Kopi Dindiang’ melatih kepedulian dan solidaritas sesama manusia selain juga berguna bagi usaha kecil seperti Lapau Ongga untuk menambah pelanggan.

baca juga: Mau Bikin Tumpeng Merah Putih Untuk Sambut HUT RI? Ini Bahan dan Cara Membuatnya

"Mudah-mudahan program ‘Kopi Dindiang’ ini terus berlanjut dan bisa memupuk rasa solidaritas antar sesama kita," jelas Miko Kamal.

[Satria Putra]

Penulis: Elvia Mawarni