Hindari Kesalahan Data Jumlah Pengunjung, Istano Basa Pagaruyung Akan Berlakukan Tiket Elektronik

Pengunjung Istano Basa Pagaruyung akan gunakan tiket elektronik
Pengunjung Istano Basa Pagaruyung akan gunakan tiket elektronik (ist)

TANAH DATAR , KLIKPOSITIF - Pemerintah Kabupaten Tanah Datar akan memberlakukan tiket elektronik bagi pengunjung atau wisatawan yang masuk ke destinasi wisata Istano Basa Pagaruyung .

"Pemberlakuan tiket elektronik ini sangat bermanfaat bagi pemerintah daerah dan juga sebagai wujud pertanggungjawaban kepada masyarakat seberapa banyak jumlah pengunjung yang sebenarnya masuk ke Istano Basa Pagaruyung ," ucap Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Tanah Datar Abdul Hakim di Pagaruyung, Rabu 9 Juni 2021.

baca juga: Sukseskan Pemilu 2024, KPU Tanah Datar Bentuk Bakohumas

Ia menyebut kalau masih menggunakan tiket biasa ada kemungkinan kesalahan seperti pengunjung anak-anak tetapi tiket yang dijual untuk orang dewasa, sehingga dari pendapatan daerah tentu akan berkurang.

Kemudian, dari jumlah pengunjung tentu datanya sudah jelas, namun tetap ada kemungkinan pengunjung yang masuk sebagai tamu tanpa membeli tiket, sehingga ini akan mempengaruhi data real pengunjung.

baca juga: 10 Orang Terpapar COVID-19 di Tanah Datar, Bupati Minta ASN Terapkan Prokes Saat Pelayanan

Hakim menyampaikan pihaknya sudah menyiapkan sarana dan prasarana pendukung untuk penggunaan tiket elektronik yang akan diberlakukan mulai 20 Juni 2021.

"Kita sudah berkoordinasi dengan kontraktor, pihak vendor dan perbankan untuk menyiapkan segala sesuatunya sehingga pada waktu pemberlakuannya nanti tidak ada kendala," tutur Hakim.

baca juga: Seorang Pasien Positif COVID-19 Meninggal di RSUD Batusangkar, 8 Pasien Lainnya Masih Dirawat

Sementara itu, Wakil Bupati Tanah Datar Richi Aprian mengharapkan dengan adanya real data jumlah pengunjung ini dapat dijadikan bahan evaluasi dan strategi pengembangan destinasi wisata di Tanah Datar .

"Ke depan, Pemkab akan membuka objek wisata yang baru dan harus memiliki data real kunjungan wisatawan, jangan sampai nanti sudah dibuka tetapi data pengunjung tidak jelas, sehingga terjadi kerugian," tutur Richi. (*)

baca juga: Hari Ini, 12 Warga Terpapar COVID-19 di Tanah Datar, Kasus Positif Aktif Jadi 315 Orang

Penulis: Irfan Taufik | Editor: Haswandi