Pengantin Diarak Offroader, Verry Mulyadi: Kekompakan Seperti Inilah yang Harus Dijaga, Jangan Kasih Kendor

Arak-arakan pasangan pengantin menggunakan IOF
Arak-arakan pasangan pengantin menggunakan IOF (Ist)
PADANG, KLIKPOSITIF

- Kendaraan Pengantin atau istilah kerennya wedding car bisa menjadi simbol siapa yang tengah menikah. Kalau menggunakan mobil jip terbuka, biasanya langsung identik dengan offroader.

Sabtu, 31 Juli 2021, pasangan pengantin Cici Sarpila dan Ns Erton Augusta, mendapat kehormatan dari Pengda IOF Sumbar . Kedua pasangan itu diarak keliling kampung di Kelurahan Gunubg Sarik, Kuranji, Kota Padang.

baca juga: Salurkan Bantuan Balai Adat, Masjid dan TK di Limo Koto Sijunjung, Andre Rosiade: Kami Bukan Kacang Lupa Kulitnya

Tentunya, suasana arak-arakan pasangan pengantin menggunakan wedding car itu, tidak terlepas dari sosok Bidang Sosial di Pengda Off-road Federation ( IOF ) Sumbar , Agus Salim.

"Pengantin wanita, Cici Sarpila itu adik saya. Dan kawan-kawan IOF Sumbar ikut berpartisipasi dalam acara pernikahan adik saya. Alhamdulillah, terimakasih suppornya kawan-kawan IOF ," kata Agus Salim.

baca juga: Kisruh Camat Lengayang, Pemkab Pessel Masih Non Aktif-kan Oknum Camat Secara Lisan

Plt Ketua Pengda IOF Sumatera Barat Verry Mulyadi mengatakan, arak-arakan unik menggunakan wedding car ini lumrah terjadi di kalangan Pengda IOF Sumbar dan ini merupakan bentuk semangat kebersamaan sesama offroader di bawah Pengurus Daerah IOF Sumbar .

"Kekompakan seperti inilah yang harus dijaga, jangan kasih kendor. Jika ada yang terus berkreasi dan ada banyak yang menggelar pesta unik putra-putrinya dengan bergaya offroader, kita akan tetap eksis," kata Verry Mulyadi yang berada di lokasi resepsi pernikahan.

baca juga: Proyek Batang Lumpo, Warga Minta Dinas SDA Provinsi Tuntaskan Sesuai Target

Usai arak-arakan, mobil penganten dipajang di samping pelaminan. Jip tubular berbasis Jimny yang mengusung mesin Baleno itu tentu saja menarik perhatian tamu undangan yang hadir. Bravo offroader Ranah Minang.(*)

Editor: Riki